Topiksulut.Com_Wabah 2019 nCoV atau lebih sering disebut virus Corona yang belakangan lagi santer beredar dan saking bahayanya sampai pemerintah melakukan pencegahan secara extra termasuk para turis asing yang berasal dari China tepatnya dari kota Wuhan dimana sumber penyebarannya bermula
Terkait hal itu pencegahan dini merupakan tindakan paling kuat dan nyata untuk mencegah masuknya virus berbahaya tersebut
Cara masuknya virus tersebut adalah melalui orang yang terinfeksi sehingga untuk mencegah hal tersebut dapat dicegah melalui pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan sebagai tempat transit atau kedatangannya orang asing dalam rangka suatu aktifitas atau kunjungan kerja(10/02/2020)
Mengantisipasi hal tersebut Kepala
Penanggungjawab Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bitung Wilayah kerja Amurang Martha Damopolii SIP AMD.Kes kepada media ini menjelaskan
“Terkait pelayanan kesehatan pelabuhan kami rutin dalam pemeriksaan kesehatan terhadap awak kapal apalagi jika itu kapal asing sistem pelayanannya dilakukan sesuai prosedur untuk mencegah dan mendeteksi dini masuknya penyakit atau virus berbahaya”ujarnya
Ditambahkan Martha (sapaan akrab) “dalam prosedur kerja setiap kapal yang masuk dipelabuhan Amurang termasuk semua kapal asing tidak boleh sandar sebelum dilakukan pemeriksaan dari pihak karantina pelabuhan ,Dilakukan pemeriksaan kesehatan dulu dan dinyatakan aman baru bisa bersandar selama tidak sesuai prosedur maka kapal tersebut dilarang bersandar. Apabila dalam pemeriksaan pihak karantina kesehatan pelabuhan menemukan adanya indikasi terhadap suatu penyakit atau wabah tertentu ataupun virus corona maka sanksinya dilarang untuk berlabuh ataupun melakukan aktifitas perkapalan di pelabuhan sandar Amurang”jelas kepala KKP Amurang yang akrab dengan awak media
“Puji syukur semua kapal yang diperiksa sejauh ini semuanya aman dan terkendali”imbuhnya
Jumlah masuknya kapal di dermaga Amurang volumnya memang tidak seramai pelabuhan lainnya di Sulut tapi hampir setiap pekan masuknya kapal asing dipelabuhan Amurang pasti ada
Pemeriksaan selalu terintegrasi dengan Pihak Imigrasi,KKP Amurang,Syahbandar ,Polair Polres Minsel dan Bea cukai.(Hemsi)









