TopikSulut,Bitung- Bantuan bagi warga yang terdampak covid-19 oleh pemkot Bitung, dinilai pilih kasih.

Akibatnya, penyaluran bantuan dalam bentuk sembako tersebut dianggap tidak tepat sasaran hingga berpotensi menimbulkan konflik sosial ditengah masyarakat. Dari informasi di Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, justru penerima bantuan diketahui warga setempat ternyata memiliki mobil dan sepeda motor, tapi justru menjadi penerima bantuan dari pemerintah kota Bitung.
“Masa yang kaya dapat bantuan,” beber sumber yang memintah namanya tidak dipublish. Menurut sumber, ada keganjalan dalam pendataan warga yang layak mendapatkan atau menerima bantuan dari pemerintah setempat dampak Covid -19, justru tidak dapat.
“Sementara ada warga yang punya mobil dan motor menerima bantuan. Lansia miskin malah tidak dapat bantuan,” keluhnya. Lanjutnya, mereka berharap pemerintah setempat jangan tebang pilih dlam melakukan pendataan.
“Seharusnya jangan seperti itulah. Didata yang benar kasih ke warga yang layak mendapatkan bantuan tersebut,” harap mereka. Sementara itu, menyikapi hal ini, Sekertaris Kota Bitung Audy Pangemanan mengatakan, pihaknya akan melalukan evaluasi. “Kalau ada beberapa kesalahan, pasti di evaluasi. Tapi memang, bencana Covid-19 ini, semuanya pasti terdampak. Saya coba cek dulu yah. Semoga saja tidak benar demikian,” pungkasnya. (hzq).

