TopikSulut.com,Manado – DPRD Kota Manado dalam hal ini Komisi II melakukan konsultasi ke kementerian Perdanagan RI di Jakarta. Rombongan Komisi II yang terdiri dari Reynold Wuisan, Conny Rares dan Maikel Towoliu itu, diterima oleh Wakil Menteri (Wamen) Dalam Negeri DR. Jerry Sambuaga di Kantor Kementeraian perdagangan RI.
Hadir juga sebagai pendamping Ketua LPM Bahu Drs. Ferdinand Pangkey dan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Rakyat 66 Bahu Tommy Jacob.

Dikesempatan itu, Wuisan menjelaskan maksud kunjungan Komisi II kepada Wamendag Jerry Sambuaga, terkait persoalan pasar Bahu yang sudah beroprasi sejak tahun 1965, dan saat ini sedang direlokasi ke Pasar yang baru di bangun oleh Pemerintah kota Manado ke Pasar Kayu Bulan, di Kecamatan Malalayang.
“Bahu, adalah salahsatu embrio ekonomi kerakyatan, yang dimiliki Kota Manado. Selain terkenal sebagai pusat perbelanjaan dan kuliner dimana telah berdiri sebuah tempat perbelanjaan bernama Bahu Mall, Bahu juga identik dengan Pasar Bahu yang memiliki nilai heritage yang harus dijaga dan dipertahankan,”ungkap politisi partai hanura Reynold Wuisan dihadapan Wamendag Jerry Sambuaga, di Jakarta.

Hal itu kemudian langsung ditanggapi Wamendag Jerry Sambuaga.”Mengenai pasar Bahu, tentu harus dipelajari. Inikan laporan masyarakat. Apalagi ada upaya pemerintah kota Manado untuk merelokasi pedagang ke pasar yang baru,”ujar Wuisan mengutip pernyataan Wamendag.






