TopikSulut,Bitung- Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri, MM dan Wakil Walikota Hengky Honandar SE terus menunjukan komitmen untuk perang terhadap pungutan liar alias pungli terutama dilingkungan pendidikan.

Hal ini dipertegas dengan dilakukannya sosialisasi Sapuh Bersih (Saber) Pungli bagi penyelenggara pemerintahan di bidang pendidilan dasar dan menengah yang diikuti oleh stake holder terkait, Selasa (7/6/2022) di ruang SH Sarundajang dan dibuka oleh Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri
Dalam arahannya, Mauris mengatakan pemerintah mengetahui persis kondisi finansial dari ASN di Bitung saat ini. Kondisi-kondisi ini lanjut dia, ketika diperhadapkan dengan kebutuhan maka bisa membuka ruang untuk terjadinya Pungli.
“Karena itu badan kepegawaian daerah melalui bidangnya, untuk mengkaji kondisi seperti ini,” tandasnya. Mantiri mengatakan, Pemkot pun akan memberikan reward kepada ASN yang melakukan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya.
“Sedangkan kebalikannya untuk ASN yang lalai akan diberikan punishment secara berjenjang, seperti peringatan pertama kedua dan seterusnya yang tentu dapat berdampak bagi karir,” tegasnya.
Hal tersebut tambah dia, diharapkan dapat memberikan pengajaran kepada seluruh ASN bahwa punishmen yang diberikan berdasarkan aturan dan kajian, tidak dengan semena-mena.
Pada kesempatan itu, Maurits juga meminta kepada guru pendidikan dasar dan menengah untuk terus memperkuat komitmen merdeka dalam belajar.
“Selain itu diharapkan agar setiap peserta dapat menggalakkan kembali pelaksanaan go green yang mulai redup agar seperti less plastic city serta penggunaan tumbler dalam setiap kegiatan,” tandasnya.
Sekedar informasi sosialisasi Saber Pungli tersebut turut dihadiri perwakilan Polres Bitung, Kejaksaan, Asisten III, Inspektur, Kadis Pendidikan dan Staf Khusus yang membidangi. (hzq)


