Tertib Administrasi SMK N Satu Amurang Input Aset Di Sistem Simd@bmd

Topiksulut.com_Dalam rangka tertib administrasi terhadap manajemen sekolah terkait aset sekolah maka pendataan terkait aset aset yang dimiliki sekolah perlu didata dan diinput dalam sistem agar diketahui dan dapat dipertanggungjawabkan secara jelas (23/02)

Inventaris dilakukan bertujuan untuk menjaga dan menciptakan tata tertib administrasi yang ada disekolah itu sendiri. Hal ini dilakukan sebagai pedoman atau bahan untuk menghitung kekayaan suatu sekolah dalam bentuk material. Inventaris ini dilakukan dalam seuatu kegiatan sekolah untuk penyempurnaan pengurusan yang lebih efektif terhadap barang-barang milik negara.

Ada beberapa administrasi aset barang tetap inventaris sekolah dengan bentuk fisik, barang-barang milik sekolah yang harus dijaga/ dirawat dengan baik dan benar dalam penggunaanya, supaya barang tersebut bisa bertahan dengan waktu yang lumayan lama, maka dari itu dalam penggunaanya harus tepat sasaran dan tidak diberikan begitu saja.

Baca juga:  HUT Gerindra Ke 18 Ini yang Di Lakukan DPC Gerindra Minsel

Untuk itu Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Utara melalui Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah Propinsi Sulawesi Utara melakukan Bimbingan Teknis dan rekonsiliasi penyusunan laporan keuangan Tanggal 19 s/d 22 Februari 2018 bertempat Hotel Pinansula Manado, yang melibatkan seluruh sekolah SMK/SMA se Sulut, yang tujuannya secara umum dilakukan dalam rangka usaha penyempurnaan yang efektif bagi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh setiap sekolah.

Salah satu sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut adalah SMK Negeri 1 Amurang,

Terkait hal ini SMK N Satu Amurang telah mengikuti seluruh prosedur kegiatan  mulai dari pengecekan aset secara fisik di sekolah sampai pada mengimputan seluruh aset di aplikasi Simd@bmd

Hadir mengikuti kegiatan ini sesuai dengan surat tugas ialah, (1). Benny Sarioan, S.Pd (2). Selvie Rungkat, S.Pak (3). Nofly Manopo, S.Sos (4). Vecky Suoth serta  hadir langsung Kepala SMK Negeri 1 Amurang  Drs. Dientje Sumendap, MAP dengan mengikuti dari permulaan sampai tuntas jalannya kegiatan ini, sekaligus mengawasi dan memeriksa kembali pengimputan aset  di aplikasi simd@bmd.

Baca juga:  Proyek Fasilitasi Perpustakaan Berbandrol 7 Milyar Lebih Sampai Awal 2026 Belum Selesai

Sementara itu Kepala SMK Negeri 1 Amurang mengatakan, “Sebelum di backup dan di export filenya oleh team aset , saya melakukan pengecekan/cros cek berulang-ulang untuk menyesuaikan data file aset di aplikasi simd@bmd dengan fisik yang ada sebelum di serahkan ke bagian aset, memang sekolah kami banyak barang-barang yang menjadi inventaris dan itu sudah terdaftar sebagai aset, tapi dalam pengimputan di Simd@bmd kami tepat waktu melakukannya karena kerja sama dari Bapak Benny Sarioan, S.pd dan rekan-rekanya sangat solid dan berpengalaman, sehingga tepat waktu dalam pengerjakannya,” ungkap Dientje.(hemsi)