Topiksulut.com, POLITIK – Pengalaman tidak bisa dibeli, tua pasti berpengalaman, tua bukan berarti tidak kuat, demikian penegasan Ir. Royke Roring M.Si dan Robby Dondokambey S.Si (RR-RD) didepan para kader partai dan relawan pendukung setia RR-RD ketika melakukan dialog terbatas di kecamatan Mandolang desa Buha Kabupaten Minahasa sore tadi (Selasa 06/03/2018).
Bahkan RR-RD yang diketahui meruoakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa nomor urut dua yang di usung oleh PDI-P, Gerindra, Demokrat dan Hanura tersebut, semoat mengatakan bahwa pemimpin Tanah Malesung (nama Minahasa jaman dulu) atau tanah Toar Lumimuut itu harus yang sudah berpengalaman dalam segala bidang, terutama pemerintahan.
“Usia tua bukan itu berarti pengalaman sudah banyak, dan pengalaman tidak bisa dibeli, dan yang berpengalaman pasti sudah mampan, baik dalam integritas maupun visi-misi dan loyalitas kerja”, papar Roring yang juga diiyakan oleh pasangannya Robby Dondokambey, sembari menghimbau agar masyarakat bisa jelih dalam memilih oemimpin Kabupaten induk di Sulut tersebut.
“Harus jelih dalam memilih di pesta demokrasi 27 Juli mendatang, karena pengalaman yang tua tidak bisa berbohong”, tambahnya.
Ungkapan Roring tersebut seakan mengibaskan masa lalunya sebagai birokrat yang telah berkarir selama hampir 30 tahun dengan jabatan eselon II dilingkup pemprov Sulut yang cukup banyak.
Diketahui Roring yang telah mengecam pendidikan Lemhanas pada tahun 2007 silam memulai karirnya di dunia birokrat sebagai Pegawai Negeri Sipil (staf) di Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Sulut, dan terus menanjak sampai kirang kebih 14 kali dipercayakan sebagai Kepala Dinas diberbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut, bahkan sempat menjadi Asisten, dan tak tanggung-tanggung pernah dipercayakan pimpinan sebagai Penjabat Walikota Kota Manado di tahun 2015-2016 yang lalu.
Pengalaman birokrasi Royke Roring juga didukung dengan pengalaman pasangan calon Wakil Bupati nya Robby Dondokambey yang juga sudah malang melintang di dunia birokrasi.
Bahkan Dondokambey yang sempat mengabdi sebagai PNS selama 33 tahun dan dikenal sebagai sosok pendiam tersebut merupakan lulusan pasca sarjana salah satu Universitas terbaik di Indonesia, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Tidak hanya pernah berkarir di dalam daerah, dirinya juga telah berkarir disejumlah provinsi luar sulut sebagai pegawai BUMN, seperti di Badan Pertanahan Nasional di sejumlah daerah seperti Kota Manado, Maluku, Jawa, Makassar, Minsel, Minut dan Minahasa, sempat pula menjabat sebagai Kepala Badan Pertanahan Nasional di beberapa daerah, dan mengakhiri tugasnya sebagai Direktur PDAM Minahasa.
Untuk itu, RR-RD kepada setiap pendukungnya meminta agar mereka dapat memilih pemimpin yang mapan dalam integritas dan loyalitas kerja demi Minahasa yang semakin hebat lagi kedepan.
“Kami selalu beroegang pada Nawacita Jokowi-JK yang juga diterapkan dalam Nawacita OD-SK selama ini, karena salah satu visi-misi kami berbicara tentang kesejahteraan masyarakat Minahasa nantinya, seperti tujuan utam Gubernur dan Wakil Gubernur kita, Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), jadi marilah kita memilih pemimpin yang mampu mewujidkan Minahasa yang hebat dan mandiri dalam berbagai aspek kedepannya”, jelas Roring.
Adapun beberapa program utama RR-RD jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa yaitu di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, seperti jalan, jembatan, pertanian, perikanan termasuk sosial dan kemasyarakatan serta aparatur pemerintah, dan hal menurut RR-RD akan terwujud jika mereka dipercayakan masyarakat menjadi abdi negara (Bupati dan Wakil Bupati Minahasa).
“Setiap program dan visi-misi kami akan terwujud jika bapak-ibu saudara sekalian mempercayakan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minahasa”, tutup RR-RD dengan disambut tepuk tangan dan yel-yel dari masyarakat dan relawan oendukung yang hadir dalam kesempatan tersebut. (Chris)




