Pengadilan Tipikor pada PN Manado, Kekurangan Hakim AdHoc dan Karier

TOPIKSULUT.COM, MANADO – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Manado, kekurangan hakim Adhoc dan Karier yang menyidangkan perkara Tipikor.

Pasalnya, tiga hakim adhoc tipikor , saat ini sisa satu hakim saja, Edy Darma Putra SH MH. Dua hakim adhoc, yakni Wenny Nanda SH dan Emma Ellyani SH MH telah miliki tempat tugas baru, yang dalam pengantar tugas, Kamis (19/7/2018), hakim Nanda ke Pengadilan Negeri Tanjung Pinang – Kepulauan Riau dan Ellyani bertugas ke PN Surabaya – Jawa Timur.

Dan data yang dirangkum, dari 13 hakim karir, hanya ada tiga hakim saja yang bisa menyidangkan perkara dengan ada sertifikasi hakim TIPIKOR.

Hakim karir yang baru baru ini sudah masuk bertugas ke PN Manado, ternyata tidak miliki sertifikasi sebagaimana yang dimaksud.

Untuk penanganan perkara Tipikor, data yang diperoleh Topiksulut.com dari bagian Panmud Tipikor. Sisa tahun 2017 ada sebanyak 10 perkara, 24 perkara masuk di tahun 2018, putus ditahun 2018 sebanyak 20 putusan. Dan sisa perkara sampai saat ini sebanyak 14 perkara yang sementara bergulir dalam proses sidang.

Plt KPN Vincentius Banar SH MH ketika dikonfirmasi terkait tersebut diatas enggan berkomentar lebih, akan tetapi tidak menepis jika memang hanya ada tiga hakim karir saja yang bisa menyidangkan perkara tipikor, saat ini.

“Untuk hakim menyidangkan perkara tipikor, memang hanya ada tiga hakim karir, saya, bpk Arkanu dan Ibu Halidjah,” singkat Plt KPN Banar.

Sementara , Juru Bicara Pengadilan, Hakim Imanuel Barru, menolak untuk diwawancarai adanya kekurangan hakim juga. “Itu otoritas MA, wawancara terkait hal lain-nya saja, ya de,” singkat Jubir Barru kepada Topiksulut.com, sembari menambahkan jika dalam waktu dekat ini bakal akan ketambahan dua hakim adhoc tipikor untuk PN Manado.

Secara umum, baik perkara perdata, pidana umum, PHI/HI dan pidana khusus, dalam tingkatan pengadilan Indonesia yang terbagi dalam berbagai kelas, dari Kelas II (terkecil), IB, 1A, sampai kepada 1A Khusus (tertinggi). PN Manado berada dikelompok kelas 1A. Dengan jumlah perkara yang ditangani pertahun-nya dalam kelompok 1.001 – 2.000 perkara.

Diketahui pula PN Manado telah miliki pejabat definitif, KPN dan WKPN. Sebagaimana dalam Rapim tertanggal 26 Juni 2018, dengan Lukman Bachmid SH MH Ketua PN Jayapura, jabatan baru KPN Manado. Dan untuk Waka PN Manado, hakim Liliek Prisbawono Adi SH MH jabatan lama KPN Kab. Semarang/PN Unggaran. (serlytasiam)