Gelar Bimtek SIMDA Bersama Jajaran SKPD, Toemandoek : Kalian Adalah Roh Perencanaan

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Gelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi SIMDA Perencanaan Satu Tahunan Provinsi Sulawesi Utara, di Hotel Peninsula Manado (Rabu 25/9/2018), Kepala Badan Perencanaan dan Pengelolaan Daerah (Bappeda) Sulawesi Utara DR. Ir. Ricky Toemandoek MM berikan apresiasi kepada para kepala Bappeda Kabupaten/kota serta jajaran yang ada.

“Kalian adalah Roh-roh perencanaan di Sulawesi Utara, saya sudah sampaikan ke Sekprov Edwin Silangen agar kalian jangan sampai di mutasi, tapi kalau tiba waktunya kalian bisa dipromosi”, ujar Toemandoek.

Hal ini dikatakan Toemandoek karena menurutnya para jajaran Bappeda telah menunjukkan kinerja terbaik mereka dengan skill masing-masing.

“Kalian itu luar biasa, sebagai peng- input data, kalau dulu kita panggil kalian untuk perencanaan, sekarang dengan adanya SIMDA ini tidak ada lagi sistem potong kompas atau tiba saat tiba akal, sehingga kita punya konsep yang me-nasional, dan tidak ada lagi titipan-titipan, harus sesuai Rensra daerah, sesuai tupoksi kita untuk menujang setiap program prioritas pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur”, sambungnya.

Dalam kesempatan itu pula, ketika membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Toemandoek mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintah bersama Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi.

Lebih lanjut, Gubernur melalui sambutan yang dibacakan Kaban Bappeda mengatakan bahwa sistem e-planning yang ada dalam SIMDA sangat mendukung dalam merencanakan pembangunan daerah secara tahunan, melalui penyusunan rencana yanh dapat dipertanggungjawabkan.

Gubernur pun berharap agar dengan adanya sistem perencanaan yang berbasis elektronik ini dapat membatu dalam dokumen perencanaan pembangunan secara tersistem dan dapat dioperasikan seluruh aparatur perangkat daerah, sembari meminta agar dikemudian hari sistem ini dapat mengikuti dan mensukseskannya.

Adapun dalam kegiatan yang diprakasai oleh Kepala Bidang (Kabid) Monitoring dan Evaluasi Ir. Danny Kaurow MT tersebut, Kepala BPKP Kwinhatmaka kepada Topiksulut.com ketika diwawancarai usai pelaksanaan Bimtek mengatakan bahwa tujuan dari implementasi bimtek ini adalah untuk menghindari tindakan – tindakan seperti korupsi dalam penyusunan perencanaan pembangunan jangka panjang.

”Jadi tujuannya ini untuk menghindari tindakan korupsi, karena ini sudah sesuai dengan komitmen pemerintah provinsi dengan KPK, maka lahirlah sistem beebasis e-planning dalam SIMDA perencanaan ini”, jelasnya.

“Jadi sudah dapat dipastikan bahwa tidak ada lagi tindakan-tindakan yang merugikan negara termasuk korupsi, apalagi titipan-titipan seperti yang ditegaskan pak Kaban tadi”, tutupnya. (CHRIS).