Dua Kurir Narkoba Asal Kalimantan Utara, Dituntut 16 Tahun Bui

● Sabu seberat 879,58 gram

TOPIKSULUT.COM,MANADO – Iming imingi bakal mendapat uang jasa ratusan juta rupiah sebagai kurir/perantara narkoba, kandas, dua terdakwa warga domisili Kota Tarakan – Kalimantan Utara terancam pidana 16 tahun dibalik jeruji besi oleh Penuntut Umum Kejati Sulut dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Selasa (6/11/2018).

Dalam tuntutan JPU, selain hukuman tersebut, para terdakwa SY alias Sam (39) dan GG alias Jali (49) juga didenda Rp800 juta, apabila tidak dapat membayar, diganti 6 bulan kurungan.

“Perbuatan para terdakwa diancam pidana kesatu, pasal 114 Ayat (1) jo. Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Jaksa R. D. Pelupessy dan Ledrik Takaendengan dihadapan majelis hakim yang dipimpin Halimah Uma Ternate, dkk.

Hal yang memberatkan para terdakwa, perbuatan meresahkan masyarakat, bertentangan dengan progrm pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika, sudah menyangkut tindak pidana transnasional dengan menggunakan modis operandi seolah olah menunggu barang antik (pedang samurai yang bertombol) dari Malaysia.

Selain itu perbuatan terdakwa dapat merusak generasi muda bangsa, serta tidak mengakui perbuatan dengan alih alih beralibi.

Terungkap dalam sidang, awalnya terdakwa I Sam dijanjikan oleh warga negara Malaysia Pa Cai sebagai perantara dengan imbalan untuk modal usaha dan biaya nikah sekira Rp150 juta. Sementara terdakwa II Jali dengan tugas menerima pembayaran dan mentransfer uang.

Singkatnya, kasus ini terungkap saat Tim Ditserse Narkoba Polda Sulut menerima informasi dari Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri tentang adanya pengiriman barang dari Kalimantan yang diduga Narkotika golongan I jenis Shabu.

Informasi tersebut kemudian ditindak-lanjuti oleh Tim Ditserse Narkoba Polda Sulut dan berhasil menangkap terdakwa Sam dan Jali, warga domisili Kota Tarakan – Kalimantan Utara. Keduanya dibekuk di Hotel Kolongan Beach Indah, Kamar 102, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Malalayang II, Kota Manado pada Rabu 25 April 2018 sekitar pukul 22.30 WIB.

Tim Ditserse Narkoba Polda Sulut menemukan satu paket berisikan narkotika jenis shabu seberat 879,58 gram yang disimpan di dalam laci meja dan diakui milik terdakwa Sam yang rencananya diserahkan kepada terdakwa Jali di Manado.

Adapun Barang bukti tersebut diperoleh dari seorang bernama Pa Cai warga Negara Malaysia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Di Mamuju, Sulawesi Barat.

Namun, sebelum shabu tersebut diedarkan di Manado, kedua terdakwa berhasil ditangkap Tim Ditserse Narkoba Polda Sulut. (Ely)