Ekspansi ke Taiwan, PT. Archi Group Boyong 21 Siswa Kuliah di Shoufu University

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Ekspansi ke Taiwan, PT Archi Indonesia Group yang didalamnya tergabung PT Meares Soputan Minning (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), bakal boyong 21 calon mahasiswa lingkup tambang (Minahasa Utara-kota Bitung) yang berprestasi untuk melanjutkan kuliah hingga selesai di Shoufu University Taiwan.

Hal ini terkuak ketika pihak PT Archi Indonesia Group bersama pihak Shoufu University Taiwan pagi tadi (Jumat 09/11/2018) menyambangi kantor Gubernur Sulut untuk melepas para calon mahasiwa tersebut.

Adapun Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada pihak PT Archi Indonesia Group yang menurut kacamatanya sudah sangat memperhatikan lingkungan dan masyarakat lingkup tambang.

”Menurut kacamata saya, ini sudah tahun ketiga perusahaan ini melakukan hal serupa, kalau kemarin mereka ekspansi ke China dengan puluhan calon mahasiswa, sekarang mereka ke Taiwan, ini sudah sangat benar dimata saya, dan memang sudah seharusnya seperti itu”, puji Wagub sembari berharap perusahan tambang yang beroperasi di Sulut melakukan hal yang sama.

Baca juga:  Bupati Limi Mokodompit Hadiri Musrenbangnas 2024 di Jakarta Convention Centre

“Ini kan bagus, mereka paham kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar, karena sebetulnya tambang bukan hanya mengeruk hasil dari daerah tersebut, tapi memberikan hasil dan peduli pada sekitarnya”, sambung Wagub.

Wagub pun dalam kesempatan itu meminta agar para calon mahasiswa untuk fokus belajar selama berada di Taiwan, dan bisa kembali ke daerah untuk memajukan daerah tercinta Nyiur Melambai ini.

”Saya minta adik-adik sekalian untuk fokus belajar, jangan pikirkan yang lain, fokus saja, karena peluang emas seperti ini tidak datang dua kali, berdoa dan selalu andalkan Tuhan”, pesan Wagub.

Dikesempatan yang sama, Yustinus Hari Setiawan selaku CSR Manager Community Management PT MSM/PT TTN dalam laporannya mengatakan bahwa jumlah calon mahasiswa yang berjumlah 21 orang ini memang diakuinya lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, hal ini menurut Setiawan hal ini disebabkan oleh ketatnya seleksi penerimaan .

Baca juga:  Komitmen Cegah Korupsi Kabupaten Minahasa Selatan Di Apresiasi KPK

”Memang kali ini kurang sedikit dari tahun sebelumnya, ini karena proses seleksinya cukup ketat”, jelasnya.

Adapun para calon mahasiswa akan kuliah sambil magang selama 4 tahun di Shoufu University Taiwan dengan dibiayai dari program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Archi Indonesia Group yang didalamnya tergabung PT Meares Soputan Minning (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) tersebut, akan dikhususkan untuk jurusan Teknik Informatika, Mechanical Enginering, Business Administration, Tourism sistem program, disamping itu pula akan magang sembari kuliah disana.

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut, Anggota DPR RI Bara Hasibuan, Presiden Direktur yang diwakili Agung Praptono, Asisten II Rudy Mokoginta, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Grace Punuh, Profesor Huang When-Shen Direktur Shofu University Taiwan DR Komarudin dari YP3I Bandung serta Prof. Hui-Ling Hu International Director of Taiwan Mobile Commerce Association (TMCA).(Chris)