Buka SMK Expo 2018, Wagub : Harus Dikemas Lagi, Punuh Siap Berbenah

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Gelar SMK Expo 2018, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw meminta pihak Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut untuk membuat kegiatan tersebut lebih meriah lagi, karena Wagub menilai kegiatan kali ini kurang optimal.

Ya kalau bisa, nanti acaranya dikemas lebih semarak lagi, misalnya ada waktu untuk diskusi terbuka tanya jawab, atau bikin kompetisi yang melibatkan masyarakat yang ada, jangan hanya display satu arah”, ucap Wagub saat membuka SMK Expo, Kamis (22/11/2018) siang yang digelar di halaman parkir utama Manado Town Square (Mantos) Satu.
Tidak hanya itu, dalam sambutan pembukaannya, Wagub juga sempat memberikan masukan kepada pihak Dikda Sulut terkait penyelenggaraan hal serupa.
”Harusnya dibikin Cluster, contohnya ada penggabungan SMK, seperti SMK Minahasa Tenggara digabung dengan SMK Minahasa Selatan, dan Tomohon digabung dengan Minahasa, agar bisa kelihatan mana yang terbaik dari yang terbaik, karena tidak dapat dipungkiri, SMK Expo itu jadi parameter, makanya harus dikemas lebih baik lagi, sekarang baru 14 SMK yang ikut, nanti harus lebih banyak lagi”, sambung Wagub.
Menariknya dalam kesempatan tersebut, Wagub pun sempat mengakui bahwa pendidikan di bumi Nyiur Melambai ini telah mengalami penurunan dibanding dengan era tahun 1970-1980 an, dimana dunia pendidikan Sulut selalu menjadi roll model, bahkan tidak sedikit orangtua yang mengirim anak-anaknya dulu untuk bersekolah disini.
”Harus kita pahami bersama, dulu banyak yang mengirim anak mereka sekolah disini, karena Sulut tidak pernah keluar dari lima besar terbaik, dan sekarang sudah banyak daerah yang menyamai kita,  saya berani mengatakan kalau saat ini dunia pendidikan kita sudah mengalami penurunan dibanding era tahun 1970-1980 an dimana selalu kita menjadi roll model, makanya sekarang waktunya kita untuk berbenah”, tegas Wagub.
Menurut Wagub, turunnya sektor pendidikan Sulawesi Utara menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar bagi daerah dan pemerintah, oleh sebab itu Wagub meminta seluruh stakeholder terkait untuk melakukan pembenahan untuk mengangkat sektor pendidikan Sulut kembali ke prestasi semula.
”Saya akui ada yang salah dengan dunia pendidikan kita, ini harus jadi warning (pengingat) kita bersama, harus dipahami, baik substansi, inwork looking kita. Norma dan khaidah-khaidah pendidikan kita apakah sudah benar-benar kita hayati atau tidak, terutama para guru dan Kepala Sekolah”, tegasnya lagi.
Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Pemprov Sulut dr. Grace L. Punuh M.Kes ketika ditemui awak media usai mendampingi Wagub dalam peninjauan stand SMK Expo 2018 mengatakan bahwa tahun depan pihaknya akan mengemas kegiatan serupa lebih menarik lagi sesuai dengan instruksi Wakil Gubernur Sulut.
“Ya, terima kasih atas masukan pak Wagub, kami akan segera berbenah, dan tahun depan kegiatan serupa akan kami kemas secara berbeda dan lebih baik lagi serta melibatkan lebih banyak SMK sesuai instruksi pak Wagub tadi, memang sebenarnya semua SMK sudah kami undang tapi yang bersedia mengikuti baru 14, tapi kedepannya akan kami libatkan semuannya”, tutup Punuh. (Chris)
Baca juga:  Kebijakan Pro Rakyat Ini Tiga Point Penting Gubernur Sulut Mayjend TNI(Purn)Yulius Selvanus,SE Terkait Pajak Kendaraan Bermotor