Gelar Rakor Bersama Stakeholder Terkait, DKP Seriusi Masalah Perikanan Sulut

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Pelayanan Perizinan Tangkap (P3T) se-Sulut, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Sulut melalui Kepala Dinas Ir. Ronald Sorongan M.Si menegaskan tentang isu-isu terkait dibidang perizinan bidang perikanan tangkap.

“Intinya begini, dengan adanya isu ini berakibat pada adanya keluhan kekurangan bahan baku dari para perusahaan industri perikanan, dan ada juga keluhan dari pemilik kapal atas pengurusan izin lambat dan beberapa poin lainnya,” jelas‎ Sorongan (Kamis 7/2/2019) di salah satu Hotel Manado, sembari mengatakan bahwa tujuan rakor kali ini untuk mencari solusi dibidang ini.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, melalui Asisten II Setdaprov Sulut Rudy Mokoginta dalam sambutannya meminta agar dengan adanya rakor terkait perizinan disektor perikanan dapat menemukan titik temu dan solusi.

Baca juga:  Dilirik Pemerintah Pusat, Program ODSK Berhasil di Presentasikan Sekprov Sulut di Kemenpan RB

“Harapan Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur seluruh stakeholder perikanan tangkap (PT) yang ada bisa berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada, dan kiranya melalui rakor ini bisa ditemukan solusi yang terbaik”, ujar Gubernur melalui Mokoginta.

Meskipun demikian Asisten II Rudi Mokoginta memberikan apresiai kepada Dinas yang di pimpin Ronald Sorongan tersebut.

“Harus diakui memang sudah banyak capaian positif yang ditelorkan Dinas ini, tapi juga harus masih ada yang harus ditingkatkan”, ucap Mokoginta sembari mengatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukan hanya pengendalian SDM tapi juga momentum untuk mencari dan membahas isu-isu strategis dalam rabgka menyamakan persepsi serta komitmen untuk membangun Sulawesi Utara.

Baca juga:  LSI: Pemilih dari Golkar dan Nasdem pun Akui Olly-Steven “Sulit Dikalahkan”

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, para Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan se-Sulut.  ‎perwakilan Polda Sulut, Danlantamal VIII, Kepala Bakamla Zona Maritim Tengah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulut. (CHRIS)