Ini Imbasnya, Pemkab Bolmong Hengkang Dari Bank SulutGo, Direksi Umumkan 17 PNS Penunggak Kredit Macet

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN –

Miris bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kabupaten Bolaang Mongondow, akhirnya seperti yang dikwatirkan sebelumnya, imbas pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkab Bolmong dari Bank Sulut-Gorontalo (BSG) ke bank BUMN BNI, mulai berdampak pada kinerja ASN-nya (Yang mempunyai kredit macet di BSG,red). Pasalnya  mulai Kamis (07/02/2019) ini untuk pertama kalinya—pasca Pemkab Bolmong pindahkan RKUD ke bank BUMN, BSG resmi mengeluarkan pengumuman pemanggilan pada 17 debitur ASN Pemkab Bolmong untuk menyelesaikan hutang kredit di BSG.

Pada pengumuman tersebut, selain bertuliskan nama-nama dan alamat ke 17 ASN tersebut, juga ikut ditegaskan untuk segera kantor pusat BSG untuk penyelesaian utang kredit paling lambat 7 hari setelah pengumuman ini diterbitkan. Pun ditegaskan jika dalam waktu 7 hari yang ditentukan, 17 debitur tak datang menyelesaikan kewajiban hutang, maka PT BSG akan mengambil langkah penyelesaian melalui proses hukum.

“Ya mulai hari ini, kami sudah menerbitkan surat pemanggilan bagi 17 ASN Pemkab Bolmong untuk menyelesaiankan hutang kredit,” ungkap Komisaris BSG Sanny Parengkuan.

Adapun sesuai data yang kami peroleh sekitar 2900-an ASN yang merupakan kreditur di BSG dengan total keseluruhan Rp480-an miliar.

”Ini juga bisa berimbas pada pelayanan masyarakat, sebab jika kredit macet, maka ASN akan berurusan dengan aparat hukum, hingga mengganggu kinerjanya. Bayangkan jika ribuan ASN yang bermasalah, bagaimana dampaknya pada pelayanan masyarakat di Bolmong,” nilai Pengamat Ekonomi Robert Winerungan, beberapa waktu lalu. (CHRIS)