Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Watania : Kami Siap, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN –Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara DR. Lynda Watania M.Si secara tegas mengatakan bahwa untuk mengantisipasi arus mudik lebaran 2019 di Provinsi Sulut, Dishub Sulut akan bekerja optimal demi kelancaran aeus mudik.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terkait angkutan umum menjelang mudik lebaran 2019, karena baik armada udara, laut hingga darat sudah saya cek, dan semua sudah sangat siap baik terkait sarana maupun prasarana, jadi tidak perlu dikhawatirkan lagi”, ucap Watania pada saat memimpin rapat stakeholder lebaran terpadu 1440 Dishub Sulut diruang rapat Dishub Sulut (24/4/2019) sore tadi.

Menurut Watania, pihaknya memang sudah mulai mengantisipasi kesiapan baik sarana maupun prasarana arus mudik sejak jauh hari sebelumnya.

Baca juga:  Resonansi Patriotisme Menggema di Sonder: Wakil Bupati Orkestrasi Momentum Kebangsaan Lewat Pawai Pembangunan

Bahkan untuk armada darat, Watania mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 1.621 armada darat yang disebar di 16 terminal yang ada guna mengangkut para masyarakat.

“Sudah kami siapkan sejak jauh-jauh hari, jadi tidka perlu khawatir lagi,, di darat kami siapakan 1.621 armada yang tersebar di 16 terminal, sedangkan untuk angkutan laut, kami sudah siapkan 13 kapal penyebrangan dan 25 kapal laut di 12 pelabuhan yang ada di Sulut, dan untuk yang akan menggunakan jasa angkutan udara, kami sudah siapkan 27 pesawat yang disebar di 3 Bandara kita”, sambungnya.

Watania pun kepada awak media mengatakan bajwa sampai saat ini pihaknya masih secara  rutin melakukan pemantauan kondisi ruas jalan dan terminal-terminal yang ada di Sulut. Selain itu, pihaknya juga melakukan peningkatan informasi yang real time kepada pengguna jalan pada masa angkutan lebaran. 

Baca juga:  “Akselerasi Kesadaran Pajak Jadi Instrumen Strategis Kemandirian Fiskal Minahasa”

Adapula, penambahan rambu-rambu portabel yang bersifat larangan dan peringatan serta petunjuk.

“Kami pula rutin melakukan koordinasi antar instansi terkait untuk penanganan arus lalu lintas dan manajemen serta rekayasa lalu lintas serta menyiapkan sejumlah posko dibeberapa titik guna mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang,” ungkap satu-satunya pejabat wanita di lingkup Provinsi Sulut yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara tersebut. (CHRIS)