TopikSulut,Bitung- Pemkot Bitung, tahun 2019 ini membutuhkan sedikitnya 1.105 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan rincian 765 tenaga pendidikan, 254 tenaga kesehatan dan 86 tenaga teknis.
Akan tetapi oleh Kementrian Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB), hanya memberikan kuota sebanyak 32 untuk tenaga kesehatan. Sementara untuk tenaga teknis dan pendidikan tidak mendapatkan kuota.

Hal ini dikatakan kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD PP) pemkot Bitung, Franky Lady, SSTP.
Itu kebutuhan yang kita usulkan sesuai dengan kondisi saat ini, namun kita tetap bersyukur tahun ini Menpan RB memberikan jatah perekrutan CPNS walaupun sangat terbatas kuotanya,” katanya.
Terkait hal itu, Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Bitung yang ingin mengabdikan dirinya menjadi ASN untuk memanfaatkan kesempatan ini.
“Kuota yang diberikan Menpan RB sangat terbatas yakni hanya 32 orang CPNS dengan formasi terbatas juga yakni untuk tenaga kesehatan,” ungkap Lomban.
Menurutnya kuota yang terbatas tersebut baiknya dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi para pelamar dari seluruh wilayah yang ada di Kota Bitung sehingga telah mempersiapkan berbagai hal terkait pengurusan berkas.
Hal ini menurut Lomban akan memberi peluang lebih besar kepada para pelamar yang berasal dari kota Bitung mengingat aturan terkait perekrutan calon ASN tidak dibatasi hanya dari kota Bitung saja tapi terbuka untuk umum.
“Sehingga memungkinkan pelamar yang berasal dari luar kota Bitung untuk ikut menjadi CPNS tahun ini, jika mereka lebih siap bisa saja kita akan menjadi tamu di rumah sendiri,” tukasnya.
Soal kapan pendaftaran dimulai atau dibuka, Franky Lady menyatakan akan disampaikan lebih lanjut syarat dan waktu pendaftaran melalui pengumuman secara resmi. (hzq)

