Pertanyakan Protap Pasien Covid-19, SLC Temui Pimpinan RSUP Manado

TopikSulut,Bitung- Sulut Lawyer’s Club yang adalah perkumpulan para Advokat dari Gabungan Organisasi Lawyer’s yang di lantik oleh Ketua Indonesia Lawyer’s Club oleh Prof. DR. Todung Mulya lubis, SH, LLM, pada 2017 lalu, Rabu (22/4) menemui pimpinan RSUP Prof Kandow Manado.

Pertemuan SLC dan pimpinan RSUP Kandow Manado, Rabu, (22/4).

Kedatangan SLC tersebut dalam rangka mempertanyakan protap penanganan pasien covid-19, terutama rekan sejawat advokat yang diduga di perlakukan tidak sesuai yang di harapkan oleh pihak Rumah Sakit Prof Kandow.

“Untuk itu kami dari SLC membentuk tim investigasi dalam hal pengumpulan Informasi apa sebenarnya terjadi pada rekan sejawat kami saudara DB,” kata ketua SLC, Eka Tindangen, SH. Dikatakan Tindangen, pihak RSUP Manado, melalui Dirut, dr Jimmy Panelewen, SpB, memberi keterangan-keterangan yang sesuai dengan beberapa pertanyaan mereka.

Baca juga:  Setelah 7.500 Paket Sebelumnya ,Kini CEP Siapkan 10.000 Paket Sembako Untuk Warga Sulut

“Yang kami pertanyakan, kenapa pasien yang pertama dinyatakan negatif tapi disuruh balik dengan catatan karantina mandiri di rumah. Juga tentang kesejahtraan makanan dan obat-obatan pasien serta kenapa sudah sementara di rawat di RS Prof Kandow malah tiba tiba tanpa pemberitahuan gugus tugas covid malah membawa ke RS Teling,” tambah Sekretaris SLC dan koordinator Investigasi SLC, Bayu Afiandy, SH dan Rendy Rompas, SH.

Pada kesempatan tersebut, SLC kata Tindangen mengusulkan pada pihak rumah sakit kalau bisa melibatkan rohaniawan Pendeta jika Kristen dan Muslim Imam atau Ustadz dalam menanani pasien covid-19. “Menurut kami, pasien PDP atau positif juga harus di kedepankan faktor kemanusian juga harus dibuat ibadah singkat saat sdh di kubur,” tegas Tindangen yang juga Ketua Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Sulut.

Baca juga:  Ini Klarifikasi Pengawas SPBU Amurang Terkait Pengisian Jerigen

Turut hadir dari pihak RSUP Manado, selain Dirut, Dr. Jimmy Panelewen, SpB, juga Kabid Pelayanan Medik, dr. Hanry Takasenseran dan ketua Tim Covid-19 RS Kandou, dr. Agung Noegroho, SpPD-KPT, Dr. Erwin Kristanto, SpF, SH. (hzq)