Topiksulut.Com_Tabung gas elpiji 3 kg bersubsidi kini “menghilang” di pasaran kususnya di kota Amurang,hal ini membuat masyarakat gerah dan bingung kemana harus mencari tempat yang masih tersedia tabung gas elpiji 3 kg bersubsidi
Meski tersedia di beberapa tempat tapi harganya cukup “mencekik” antara Rp 25 000 sampai Rp 30.000 selain sudah mahal sulit juga di dapat
“Tapi apa mau di kata ini adalah kebutuhan pokok masyarakat harus membeli biar mahal meski kita sedang susah dalam kondisi pandemi ini” jelas salah satu warga kota Amurang
Dikesempatan yang sama warga kota Amurang Yudi juga menyampaikan “kami warga harus berebut untuk membeli tapi sayang disaat akan membeli ternyata gas 3 kg sudah tidak ada,Saat ditanya pemilik toko menjawab dengan enteng sudah habis padahal baru hitungan menit barang itu turun”tuturnya dalam nada kesal
Apakah ada pembelian besar besaran dari oknum tertentu untuk di jual kembali dengan harga lebih mahal guna memanfaatkan situasi? kita juga tidak tau tapi ini menjadi tugas kita bersama untuk mengawasi penggunaan dan penyalurannya sesuai kebutuhan masyarakat
Kelangkaan memang tidak hanya terjadi di kota Amurang atau Kabuapaten Minahasa Selatan tapi di beberapa daerah lain mengalami hal yang sama
Masyarakat berharap hal ini tidak berlangsung lama karna sangat berpengaruh dalam kebutuhan sehari hari
“Semoga kelangkaan tabus gas elpiji 3 kg bersubsidi ini segera teratasi mengingat ini adalah kebutuhan pokok terutama bagi kami ibu ibu “ujar salah satu ibu rumah tangga yang enggan untuk di sebutkan namanya(hemsi)





