Talumewo Mewakili Bupati ROR dan Wabup RD Membuka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA)

Minahasa178 Dilihat

MINAHASA, www.Topiksulut.com, – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi (ROR) dan Wakil Bupati Dr (HC) Robby Dondokambey SSi MM (RD) yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Ir Wenny Talumewo MSi membuka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Tahap Satu di Kabupaten Minahasa, yang digelar oleh Balai Pengembangan SDM dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Kominikasi dan Informatika Manado yang bertempat di Hotel Yama Resort Tondano. Provinsi Sulawesi Utara. Selasa 15-02-2022.

Kegiatan tersebut menampilkan Nara Sumber dari Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Maudy Lontaan SSos serta Moderator Staf Khusus Bupati Minahasa Drs Karel Najoan MSi dan para Instruktur dan Pengajar dari FEB UNSRAT Manado dan UNIKA De La Salle Manado ini, diawali dengan Laporan Ketua Panitia Marthen Rondonuwu SSos.

Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Dr (HC) Robby Dondokambey SSi MM dalam sambutannya yang disampaikan Assisten II Wenny Talumewo, mengapresiasi akan pelatihan DEA ini, yang merupakan tindak lanjut atas ditandatanganinya MoU antara Bupati Minahasa dengan Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo RI, Eng Hary Budiarto pada Desember 2021 lalu.

Baca juga:  Bupati Kumendong dan Sekda Watania Pantau Langsung Pelaksanaan Program JEBOL e-KTP

Di mana dalam MoU tersebut telah disepakati pelaksanaan berbagai pelatihan guna meningkatkan kapasitas SDM di Kabupaten Minahasa dengan menargetkan 5000 orang.

Dirinya berharap agar sasaran program ini dapat mencetak pengusaha digital baru dalam rangka mempersiapkan SDM unggul guna menghadapi revolusi industri 4.0 dapat diwujudkan bersama.

Wenny mengungkapkan, Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang berkembang pesat telah mempengaruhi pola mobilitas yang memungkinkan terjadinya komunikasi jarak jauh, masyarakat memiliki akses terhadap informasi dimanapun berada.

“Perkembangan TIK merupakan suatu yang harus ada dan diikuti oleh masyarakat moderen saat ini, terutama dalam menghadapi era globalisasi dan revolusi industri 4.0 yang telah mengubah cara manusia berpikir dan berhubungan satu dengan yang lain,” ujarnya.

Baca juga: 

Dia menambahkan, masyarakat tentu memiliki modal awal untuk menghadapi persaingan di tingkat global yaitu sebagian besar penduduk Indonesia masih berusia muda nan produktif, namun hingga saat ini masih kekurangan sumber daya manusia yang berkompetensi dan sesuai bidang keahlian.

“Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi yaitu semakin ketatnya persaingan global kecangihan teknologi tidak bisa dinegosiasikan dalam kehidupan bermasyakat,” ujarnya.

Dirinya berharap agar peningkatan kualitas SDM sebagai aktor utama dalam perubahan ini menjadi sangat penting terutama karena kurangnya pemanfaatan kecanggihan TIK.

“Harapan kami, dengan adanya pelatihan ini para pelaku UMKM, yang saat ini menjadi salah satu penopang perekonomian negara, dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan menyerap lebih banyak tenaga kerja” tutup Wenny.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Agustivo Tumundo selaku Nara Sumber tampak menyajikan materi “Pengaruh Teknologi Informasi dalam Dunia Usaha”, yang diakhiri dengan pemberian apresiasi bagi para peserta yang aktif.

(Advetorial Kominfo Minahasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *