Di Duga Ini Penyebab Antrian Panjang Di SPBU Amurang

Topiksulut.Com_Antrian BBM bersubsidi jenis Solar mengular panjang di SPBU Amurang.(12/08/2022)

Antrian tersebut terjadi bukan tanpa sebab,Hal ini di duga kuat karena antrian solar oleh para penampung BBM ilegal yang menyusup diantara antrian panjang kendaraan lainnya.

Hal ini terungkap dari salah satu pengendara roda 4 yang sedang mengantri BBM tepa di belakang kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi jenis Solar.Menurutnya mobil ini sudah beberapa kali masuk antrian “mobil didepan saya ini sudah beberapa kali masuk antrian diduga kuat milik penampung solar ilegal”ujar salah satu pengendara yang tak ingin namanya disebut

Sementara itu dari hasil wawancara dengan sumber terpercaya menyebutkan bahwa.
“Untuk pengisian Solar dilakukan sejak dibuka pasca kena sanksi Pertamina selama satu bulan lalu.Tiga hari Kemudian sudah ada pelayanan kusus penampung dan itu itu diisi mulai dari 500 ribuan sekali isi dan lebih dengan modus masuk lewat antrian setelah itu balik lagi ikut antrian normal dan juga untuk gelon tetap dilayani “jelasnya

Saat ditanya berapa banyak penampung solar BBM bersubsidi yang ikut mengantri,Sumber menyebutkan mereka lebih dari sepuluh dengan jatah pengisian bervariasi sesuai kesepakatan.

“Yah sekitar 10 lebih yang ikut masuk dalam jaringan ini dan dilayani oleh pihak SPBU dengan nominal tertentu setiap jerigen atau jumlah tertentu berdasarkan kesepakatan yang disetujui antara petugas SPBU dan para penampung “imbuhnya

Ditambahkan sumber yang tak ingin namanya disebutkan bahwa pernah terjadi pengisian pada saat subuh tapi sempat tidak dilanjutkan karna sudah diketahui pemilik.

Seperti diketahui SPBU Amurang dengan nomor 74-953-15  tersebut belum lama kena sanksi Pertamina akibat dugaan yang sama.Sepertinya  tidak jera dengan sanksi yang di jatuhkan.

Terkait hal ini masyarakat mengharapkan pihak kepolisian dapat mengawasi lebih ketat alur penyaluran BBM bersubsidi jenis solar dan pihak Pertamina diminta agar dapat menjatuhkan sanksi lebih tegas ke pihak SPBU karna diduga sikap main main oleh oknum petugas SPBU tidak berubah.

“Kami meminta pihak kepolisian agar dapat mengawasi secara langsung kegiatan di SPBU Amurang dan meminta pihak Pertamina agar memberikan sanksi tegas termasuk penghentian sementara pasokan BBM bersubsidi jenis solar karena sering di salahgunakan, Sementara kami masyarakat yang butuh justru tidak terlayani dengan baik dan bahkan harus ngantri Berjam jam hanya karna ulah oknum penampung solar yang masuk antrian secar bergantian “jelasnya (tim)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.