TopikSulut,Bitung- Perayaan HUT Kota Bitung yang ke 32, Senin (30/10/2022) spektakuler. Diawali dengan upacara bendera di halaman kantor Walikota, dengan pembina upacara Walikota Ir Maurits Mantiri, MM.

Pada kesempatan tersebut, Walikota dan Wawali, Hengky Honandar, SE kompak memakai pakaian adat bersama istri masing-masing, yakni Ny Rita Mantiri-Tangkudung dan Ny Elen Honandar Sondakh.
Usai upacara, dilanjutkan dengan rapat paripurna istimewa DPRD Kota Bitung yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Aldo Ratungalo, SE didampingi para wakil ketua yakni, Keagen Kojoh, SPi dan Supermen Boy Gumolung.
Seakan “tak mau kalah”, pimpinan dan anggota DPRD juga memakai pakaian adat. Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh perwakilan Bupati/Walikota dan pimpinan DPRD se Sulut, Forkopimda Bitung dan Sulut, serta Gubernur Sulut yang diwakili oleh Kadis PU Provinsi, yang juga putra Bitung, Ir Alex Watimena, MSi.

Disela-sela rapat paripurna, perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) menyerahkan piagam kepada Walikota Bitung, atas pemecahan rekor MURi memukul Tetemgkoren yang merupakan alat musik tradisional Minahasa terbanyak dengan jumlah 32.000 oleh seluruh warga Bitung secara serentak
Pemukulan tetengkoren sudah dilakukan oleh puluhan ribu warga disepanjang jalan protokol dari batas kota Sagerat hingga pulau Lembeh, sejak pukul 09.00 Wita, yang dipimpin oleh Walikota dan Wakil Walikota Bitung, dengan memukul Tetengkoren sebanyak 32 kali sesuai angka HUT tahun ini.
Walikota Bitung Maurits Mantiri menyampaikan ucapan syukur dan harapannya untuk kota Bitung. “Kami bersyukur dalam dua tahun kepemimpinan kami, Kota Bitung melalui berbagai inovasi telah menorehkan prestasi yang membanggakan. Sederet penghargaan serta pembangunan boleh kami berikan untuk Kota Bitung. Harapan dan Doa dalam momentum ini adalah agar kita dapat pulih lebih cepat demi mewujudkan Bitung Kota digital yang mandiri, sejahtera, dan berkarakter berlandaskan gotong royong,” ujar Mantiri didampingi Wakil Walikota, Hengky Honandar. (hzq)

