Rawan Bencana,Pemerintah Desa Boyong Pante Dua Sangat Berharap Pembuatan Bronjong


Topiksulut.Com_ Untuk meminimalisir terjadinya dampak bencana maka ada upaya pencegahan yang harus dilakukan.Upaya pencegahan yang dilakukan pun bisa secara lisan untuk membantu masyarakat mengetahui akan dampak bencana alam, Terutama yang tinggal di lokasi rawan bencana.(8/05/2023).


Terkait hal itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Minahasa Selatan turun lapangan untuk mensosialisasikan akan bahaya bencana beserta dampak luasnya.Tim dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Minahasa Selatan Samuel Gultom .

Lokasi yang ditinjau ada beberapa titik namun untuk pelaksanaan perdana dalam tinjauan di mulai dari Desa Boyong Pante Dua.

Hukum tua Desa Boyong Pante Dua Patris Kandati kepada media ini menyampaikan “kami menyambut baik atas kunjungan ini dan sangat berterimakasih karna ada perhatian secara serius dari pemerintah, karna titik titik yang di lihat tadi adalah kondisi yang sangat rawan bahkan sudah ada rumah penduduk yang jadi korban bencana untuk itu kami Pemerintah Desa sangat berharap agar di bantaran sungai di tiga titik yang di kunjungi dapat direalisasikan.


Sementra yang sangat diharapkan adalah pembuatan Bronjong di sepanjang tiga titik tersebut untuk mencegah erosi yang dapat mencapai rumah penduduk,Karna kalo curah hujan tinggi sungai patogen debit airnya sangat besar sampai meluap dan sangat mengancam rumah penduduk “jelas Patris

Seperti diketahui Desa Boyong Pante Dua ada beberapa titik untuk tanggul pengaman bantaran sungai sudah jebol sehingga dampak bencana bisa diperkirakan akan lebih mengancam rumah penduduk.(hemsi)

Baca juga:  RD & Forkopimda Sulam Ulang Narasi Publik Jelang Kemerdekaan