Tommy Pantouw Tonaas LMI Minsel :Polres Minsel Usut Tuntas Kematian Balita Kenzo Latando

 

Topiksulut.Com_Kematian tidak wajar seorang balita Kenzo Latando umur 3 tahun di tompaso baru yang diduga disebapkan oleh kekerasaan menimbulkan pertanyaan di tengah keluarga dan masyarakat, dikarenakan keadaan jenasah banyak luka disekujur tubuh.(22/08/2023)

 

Tonaas LMI Minsel Tommy Pantow berharap Kepolisian dapat melakukan penyidikak lebih intens dan menyeluruh lagi.

 

Ketidak wajaran kematian anak Kenzo Latando telah di laporkan ke polsek Tompaso baru, Dengan Laporan Polisi nomor :LP/48/VIII/2023/Sek-Tpsb tertanggal 15 Agustus 2023 di Polsek Tompaso Baru.

 

Di dalam perkara kematian ini diduga kuat telah terjadi penganiayaan yang pada akhirnya berujung pada kematian balita, karna terlihat jelas pada keadaan jenasah yang banyak luka lebam di sekujur tubuh.

 

Sesuai dengan laporan polisi diatas perkara ini di laporkan oleh EL(33) swasta yang juga tidak lain adalah  ayah korban. Dalam LP tersebut Penganiayaan diduga dilakukan oleh FW.

Baca juga:  Proyek Fasilitasi Perpustakaan Berbandrol 7 Milyar Lebih Sampai Awal 2026 Belum Selesai

 

Melihat hal ini Ketua LMI Minsel Tonaas Tommy Pantow menyampaikan “Kasus ini perlu dikawal, Sebagai  pimpinan lembaga adat LMI Minsel saya ikut terpanggil dan kami siap kawal dengan mendukung proses hukum di mulai dari visum terhadap korban sehingga apa yang di diduga dapat terungkap di mata hukum”jelas Tonaas Tommy Pantow.

 

Dugaan kuat kematian anak Enzo merebak oleh berubah-ubahnya informasi soal kronologi penyebap kematian yang berkembang, beredar informasi jatuh dari mobil grand max yang parkir dan jatuh dari mobil mainan.

 

Dalam kesempatan yang sama Tonaas Tommy Pantow ikut mensupport kasus yang tengah ditangani polsek Tompaso Baru “Kami mendukung proses hukum yang tengan berjalan dan berharap kasus ini dapat terungkap secara terang benderang sehingga jika hal ini berujung pidana maka  pelaku dapat di hukum berat sesuai Undang-undang, Mengingat yang menjadi korban adalah anak dibawah umur sehingga perlu di kawal dan di perjelas aturan hukum yang berlaku ”

Baca juga:  Demi Pembangunan Minsel FDW-TK Gerak Cepat Perkuat Sinergitas Dengan Pemerintah Pusat

 

“Saya berharap kepolisian dapat meminta keterangan lebih lajut terhadap pelaku dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti sambil menunggu hasil otopsi” harap Tonaas LMI Minsel Tommy Pantow

 

Lebih lanjut Topan menyampaikan “Kematian korban bagi saya sangat ganjal karna ada memar di testa, luka robek kepala belakang, hidung kayak ada cakaran, dan memar biru sekurujur badan. Kalau jatuh dari oto mainan atau dari kendaraan grand max tidak seperti ini.

 

Seperti diketahui dukungan LMI Minsel terhadap kasus ini semua pembiayaan untuk Visum di tanggung secara pribadi oleh Tonaas Tommy Pantow sebagai wujud kepedulian dan hadirnya LMI Minsel di tengah masyarakat sebagai lembaga adat yang fokus demi kemaslahatan masyarakat.(Hemsi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *