Jalur Trans Sulawesi di Desa Solog Putus, PPK Himbau Pengguna Jalan Agar Barhati-Hati.

Topiksulut.com,Bolmong. – Jalan Trans Sulawesi di Desa Solog Kecamatam Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, putus total. Akibatnya, akses lalu lintas (lalin) yang menghubungan Gorontalo dan Sulawesi Utara (Sulut) lumpuh total.

PPK 2.1. BPJN Sulut Nixon Sajow ST, ketika dihubungi awak media jum’at 16 Mei menyampaikan bahwa amblasnya Plat Daiker tersebut berada dititik STA 4.700, dan hari ini pihak BPJN telah turun lapangan melakukan perbaikan dan pengecekan fungsional jalan agar bisa dilewati.

“Kami sudah menyiapkan Bailey, yang dikenal sebagai jembatan darurat alias jembatan sementara, yang kemudian bailey ini akan dipasang hari ini untuk mempermudah akses atau fungsionalisasi jalan tersebut,”kata Nixon

Lanjut Nixon, bilamana bailey ini dirancang untuk digunakan dalam situasi darurat, seperti setelah bencana alam atau terjadi gangguan akses jalan masyarakat, sehingg untuk memberikan akses sementara agar bisa dilalui, maka Bailey ini salah satu solusi pertama, sambil menunggu proses perbaikan atau pekerjaan pembangunan diselesaikan.

Baca juga:  Melalui Tangan Kecil 2.000 Anak, Sulawesi Utara Torehkan Rekor Dunia Menghias Telur Paskah

“Langkah awal yang dilakukan oleh BPJN adalah proses penimbunan dulu, sambil menunggu Bailey atau jembatan daruratnya yang hari ini sudah dikirim dan masih dalam perjalanan menuju Bolmong,”ujarnya

Disinggung apakah dengan kondisi amblasnya plat daiker jalan di Desa Solog tersebut, bis berpotensi terjadi buka tutup jalan. PPK menjawab, kita lihat situasi lapangan.

“Kalau dimungkinkan bisa terjadi buka tutup jalan, tapi untuk tidak mengganggu akses bagi pengguna jalan, maka akan dipasang bailey atau jembatan darurat sementara, yang kemudian bisa dibuat akses keluar masuk dua jalur dilokasi tersebut, sambil pekerjaan perbaikan tidak terganggu,”ucapnya.

Seraya menghimbau PPK Nixon, kepada pengguna jalan terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang melewati jalur Kaiya-Maelang, untuk berhati-hati dan menurunkan kecepatan dalam mengemudi, dikarena ada perbaikan Plat Daiker berupa pasangan batu yang amblas, sehingga membutuhkan waktu dalam penyelesaiannya.(fik**)

Baca juga:  Polres Kotamobagu Harus Tegas, Tangkap Pelaku Pengeroyokan Ketua BPD Desa Passi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *