“Harmoni Disiplin dan Dedikasi: Paskibraka Jadi Simbol Regenerasi Ideologis di Tangan RD”

TopikSulut.com

MINAHASA — Dalam gelombang semangat kebangsaan yang terus membuncah di ruang-ruang kekuasaan daerah, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP (RD), mengeksekusi agenda strategis dengan meninjau langsung Lapangan Sam Ratulangi Tondano, yang bakal menjadi panggung sakral upacara puncak Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rabu (06/08/2025).

Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi teknokratis, tetapi menjadi sinyal kuat konsolidasi semangat nasionalisme yang diwujudkan melalui pemantauan langsung terhadap latihan intensif Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) — barisan muda yang akan mengemban mandat simbolik Negara di bawah langit Minahasa.

Didampingi oleh Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, serta jajaran eksekutif dan legislatif — mulai dari anggota DPRD, Asisten Pemerintahan dan Kesra, hingga Staf Ahli dan Kepala OPD strategis — Bupati RD menghadirkan orkestrasi kepemimpinan kolektif dalam memastikan kesiapan lintas sektor.

Baca juga:  Minahasa Kobarkan Obor Kesehatan: BIAS 2025, Ikhtiar Melindungi Masa Depan dari Ancaman Tak Terlihat

“Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak kita yang tergabung dalam Paskibraka. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh dan jaga kesehatan. Kalian adalah generasi penerus yang membawa semangat nasionalisme dan kebanggaan daerah,” ujar Bupati RD, menggelorakan motivasi pada garda muda kehormatan bangsa.

Dalam perspektif birokrasi progresif, peninjauan ini menjadi etalase pengawasan mikro sekaligus makro. Dari tata ruang lapangan, arsitektur panggung kehormatan, tata suara upacara, hingga infrastruktur logistik pendukung, semua menjadi bagian dari desain besar untuk menghadirkan upacara yang khidmat, tertib, dan berkelas kedaulatan.

Tak sekadar seremoni, HUT RI ke-80 bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah nakhoda RD adalah deklarasi ideologis tentang loyalitas terhadap cita-cita kemerdekaan — momentum penguatan integritas sosial, estetika kenegaraan, dan reaktualisasi nilai-nilai kebangsaan.

Baca juga:  Pemkab Minahasa Terima Penghargaan Pelayanan Publik Kependudukan dan Pencatatan Sipil Se-Prov. Sulut

Dengan narasi kebangsaan sebagai benang merahnya, Bupati RD memastikan bahwa Sam Ratulangi bukan hanya lokasi, tetapi ruang simbolik perjuangan dan pengabdian.

Di sanalah bendera akan dikibarkan, dan di sanalah harga diri bangsa akan kembali ditegakkan oleh tangan-tangan muda yang telah diasah dalam disiplin dan dedikasi.

#J.R