Viral di Medsos Istri Kirimkan Ucapan Selamat Saat Pelantikan, Ini Pengakuan Josua Sengkey.

 

Topiksulut.com,Minsel – Nama Josua Sengkey kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah postingan viral di media sosial, yang diunggah oleh istrinya Putri Elias, mencuat bertepatan dengan pelantikan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Menanggapi berbagai tudingan yang berkembang, Josua akhirnya memberikan klarifikasi. (3/12/2025)

 

Dalam keterangannya, Josua membantah bahwa dirinya merupakan penyebab utama keretakan rumah tangga mereka. Ia menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

Menurut Josua, mereka menikah pada Juni 2020, namun sejak tahun 2023 ia mulai mencurigai adanya kedekatan Putri dengan seorang pria lain. Josua menyebut hal itulah yang diduga menjadi pemicu awal terganggunya keharmonisan rumah tangga mereka.

Baca juga:  Jaksa Masuk Sekolah Program Pengenalan Hukum Sejak Dini Oleh Kejari Minsel

Ia juga kembali membantah keras tuduhan adanya tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ikut beredar seiring dengan postingan viral tersebut. “Tidak benar saya melakukan KDRT. Tuduhan itu tidak sesuai fakta dan sangat merugikan saya,” tegas Josua.

 

Hubungan keduanya semakin memburuk hingga pada Oktober 2024, Josua dan Putri sudah tidak lagi tinggal serumah. Saat ini, menurut informasi yang berkembang, keduanya juga telah memiliki pasangan masing-masing. Karna pada bulan  November 2024 sang istri telah tinggal serumah deng pria lain yang juga masih dalam status sudah berkeluarga di desa Pakuure dua kecamatan Tenga.

 

Baik Josua maupun Putri Elias diketahui telah mengajukan gugatan cerai secara terpisah di Pengadilan Amurang. Upaya hukum ini menjadi jalan resmi bagi keduanya untuk menyelesaikan polemik rumah tangga yang belakangan menjadi sorotan publik.

Baca juga:  Di Duga Kurang Pengawasan Lokasi Pembangunan Boulevard Tiga Memakan Korban

 

Pihak keluarga Josua menyampaikan bahwa perkara tersebut saat ini tengah memasuki sidang ketiga di Pengadilan Amurang. Keluarga berharap proses hukum dapat berjalan objektif dan memberikan kejelasan atas polemik yang berkembang luas di media sosial.

Sekalipun proses gugatan keduanya masih berproses di pengadilan diharapkan nantinya keduanya dapat memiliki solusi yang terbaik. (Hemsi)