Kaitjilly : Kondusifitas di Sulut Tetap Akan Menjadi Magnet Kuat Bagi Wisman

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara Henry Kaitjilly pastikan Sulut akan terap menjadi pangsa pasar dan destinasi favorit untuk turis China kedepannya.

Hal ini disampaikan Kaitjilly dihadapan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, serta ratusan turia China lainnya yang beradal dari 3 Provinsi di Kota Shanghai-Changsa- Guangzhou, pada acara Gala Dinner sekaligus perayaan Imlek yang digelar (Rabu 29/1/2020) malam di Pelataran Restoran Jendela Indonesia, Boulevard-Manado.

“Hal ini merupakan bagian dari wujud keyakinan Kementerian Pariwisata Ekraf RI kepada kita, untuk itu Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur yakin bahwa kedepannya nanti Provinsi Sulut akan tetap menjadi destinasi favorit dan pangsa pasar yang menjanjikan bagi Turis China yang akan datang”, ucap Kaitjilly yang juga pernah menjabat sebagai Kasubdit Fasilitasi Media Luar Negeri/Dalam Negeri pada Direktorat Informasi Media Kementarian Luar Negeri RI.

Baca juga:  Gubernur YSK Setujui Kenaikan Subsidi Biaya Lokal Jemaah Haji, Respons Kenaikan Avtur Manado

Menurut Kaitjilly, hal tersebut bisa tercapai mengingat kondusifitas di Provinsi Sulawesi Utara yanh masig sangat terjaga, nyaman dan aman.

“Banyak faktor yang mendukung keyakinan pemerintah, contoh saja kondusifitas masyarakat kita masih sangat terjaga aman dan nyaman, hal ini adalah magnet utama yang akan membawa para wisatawan masuk”, ucap Kaitjilly sebagaimana yang dikutip oleh Kabid Pengembangan Kelembagaan Disparda Prov Sulut Roy Saroinsong SH.

Dalam kesempatan yang sama pula, pihak Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI, melalui Kabid Area China IV pada Asisten  Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional 1, Sri Utari Widyastuti, bak gayung bersambut, menyatakan hal yang sama, untuk nantinya peluang dan potensi ini akan tetap dijajaki, dikarenakan wisatawan asal China pada pasar Global sangat tinggi.

Suasana kearaban yang tercipta ini, turut dihadiri segenap Undangan, yang juga turut difasilitasi Management UKM Jendela Indonesia dan  Operator Tour n Travel MM Grup, dalam hal ini oleh GM Leonard Parangan, juga diantaranya karyawan Disparda Sulut, para pelaku usaha industri pariwisata di Sulut, perwakilan naskapai penerbangan, asosiasi dan himpunan jasa pariwisata, perwakilan operator Bandara Sam Ratulangi Manado.

Baca juga:  Bupati Frangky Wongkar, SH Buka Rakercab DPC Partai Demokrat Minsel

Adapun pada jamuan makan malam ini dikemas apik dengan Hospitality cita rasa khas Imlek, yang diselingi suguhan aneka Tarian Kontemporer Lokal, Pertunjukan atraksi Barongsai, sebagai cerminan  perpaduan Akulturasi dan Asimilasi Budaya, yang mana Warga Sulawesi Utara, menjadikan tradisi Masyarakat Tionghoa bukan hanya milik semata, tapi bisa diterima semua kalangan dalam semangat Keberagaman.

Diketahui adapun ratusan turis China dari 3 kota ini, pada Jamuan makan malam ini, adalah paket tour terakhir, yang akan menghabiskan masa liburnya di Sulut, dan akan kembali ke negara asalnya pada esok harinya. (CHS)