TopikSulut,Bitung- Kota bakal segera memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama, menyusul dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan RSUD tersebut, Selasa (31/08/2021).
Peletakan batu pertama itu sendiri dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri-Hengky Honandar atau yang biasa disebut MM-HH serta perwakilan Forkopimda.
Pembangunan RSUD Pratama Kota Bitung ini terletak di kompleks Kolombo, atau tepatnya di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bitung, dr Pitter Lumingkewas, M. Kes dalam laporannya menyampaikan jika proses pembangunan RSUD Pratama ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021 dan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Untuk tahap awal kita menggunakan dana DAK 2021 yang terdiri dari 15 kontrak sebesar Rp 15 miliar untuk alat kesehatan atau Alkes,” kata Pitter.
Alkes itu kata dia, sudah melalui e-katalog dan semuanya sudah dipesan serta tinggal menunggu barang datang.
Untuk pekerjaan fisik kata dr Piter sapannya, sudah melalui proses lelang atau tender, yang dimenangkan PT Kurnia Jaya Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp 24.033.200.000 serta sarana prasarana yang dimenangkan CV Jibob sebesar Rp 1.978.000.000,” jelas mantan Dirut RSUD Manembo-nembo ini.
RSUD Pratama Kota Bitung ini lanjut dr Pitter, bakal dibangun dua lantai dengan jumlah kamar kurang lebih 50 yang terbagi atas ruangan VIP, kelas, IGD serta fasilitas kesehatan lengkap.
“Masa pekerjaan sampai tanggal 26 Desember 2021 dan jika tidak ada halangan, awal 2022 sudah mulai dioperasikan,” ujarnya.
Wali Kota Maurits Mantiri dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan RSUD Pratama Kota Bitung akan dilakukan secara bertahap. Dan untuk tahap awal dibiayai menggunakan DAK serta tahap berikutnya menggunakan dan PEN.
“Alasan pemilihan Kolombo sebagai lokasi juga sudah melalui kajian, yakni mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di sekitar Kecamatan Maesa, Aertembaga dan Pulau Lembeh,” ujar Maurits Mantiri.
Mantiri juga mengatakan, fasilitas rumah sakit adalah salah satu tolok ukur bagi para calon investor untuk mau berinvestasi.
Dan dengan kehadiran RSUD Pratama, kata dia, bakal menjawab sekaligus menarik para investor untuk berinvestasi di Kota Bitung karena dari gambar perencanaannya terlihat megah.
“Semoga realisasi fisik betul-betul sama dengan gambar yang ada di baliho agar kita semua merasa bangga punya rumah sakit yang megah,” tandasnya.
Selain itu kata Mantiri, berbagai cara terus dilakukan dirinya dan Wawali Hengky Honandar, untuk memenuhi pelayanan dasar bagi masyarakat, salah satunya dengan menghadirkan rumah sakit yang memadai dan berkelas.
“Dari segi lokasi, view RSUD Pratama sangat menarik karena ada gunung dan pemandangan laut serta Pulau Lembeh. Tidak semua rumah sakit punya view seperti ini, jadi sangat tepat pemilihan lokasinya,” jelasnya.
Hadir juga dalam peletakan batu pertama tersebut, Plt Asisten II, Benny Lontoh, Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH, Danyonmarhanlan VII Bitung, Letkol Marinir Anugerah Auliadi Santoso dan Direktur PT Kurnia Jaya Sejati, Deksi Toreh serta sejumlah pejabat Pemkot Bitung dengan protokol kesehatan ketat. (hzq)


