Topiksulut.com,Manado-Pertandingan babak final cabang olahraga (Cabor) basket antara tim putra Sulut dengan DKI Jakarta yang dilaksanakan dalam PON XX Papua pada Sabtu 9 Oktober 2021, harus berakhir dengan poin 72:57 yang dimenangkan oleh tim putra DKI Jakarta dimana memperoleh medali emas dan Sulut mendapat medali perak.
Meskipun hanya mendapatkan medali perak, namun tim basket putra Sulut yang di pimpin manager Clay June Dondokambey ini sudah mampu mengharumkan nama Nyiur Melambai.
Pasalnya, sejarah mencatat jika keikutsertaan Tim Basket Putra Sulut di PON yakni tahun 1977, 1993, 2006, namun baru kali ini lolos ke babak final.
Meski belum mampu mematahkan dominasi pemain DKI Jakarta yang telah berlatih 3,5 tahun jelang PON, Sulut berhasil meraih juara 2 dan membawa medali perak.
Pada babak final, tim Sulut bermain sangat baik. Serangan 3 point shoot yang digencar Fernando Manansang membuat selisih semakin tipis dengan DKI.
Sulut terus melakukan serangan cepat mengejar keajaiban pada babak akhir, namun defense area DKI Jakarta sulit ditembus.
Diketahui, Sulut dan DKI sama-sama mengalami satu kali kekalahan sebelum akhirnya bertemu di partai final. DKI Jakarta sendiri harus menunggu 13 tahun untuk meraih emas kembali di PON setelah terakhir tahun 2008. Permainan baik dari kedua tim membuat partai final Tim Basket Putra sangat menarik untuk disaksikan.
Para pemain terbaik dipastikan menjadi masa depan tim nasional basket Indonesia. Atas raihan prestasi Tim Basket Putra, manager tim Clay Dondokambey tak henti mengucap syukur.
“Tuhan luar biasa. Tuhan yang membuat terjadi, Tuhan kase berkat sekaligus pelajaran iman berharga buat semua atlet, pelatih dan official Terima Kasih Tuhan. Terima Kasih Samua buat doa dan dukungan yang luar biasa dari warga Sulut, Tuhan Memberkati Semua,” tandas Clay.
Sementara itu, Ketua KONI Sulut, Steven Kandouw mengapresiasi torehan medali perak oleh tim basket putra Sulut.
”Kita belum bisa raih medali emas, tetapi torehan medali perak sudah pencapaian luar biasa. Apalagi dalam sejarah PON, ini kali pertama tim basket asal Daerah Nyiur Melambai lolos hingga partai final.
Terima kasih semua pemain dan jajajaran pelatih sudah persembahkan terbaik bagi warga Sulut,” tegas Steven Kandouw yang juga wakil Gubernur Sulut ini.(glen)






