TopikSulut.com
SENDUK, TOMBARIRI — Di tengah denting harapan yang tak pernah padam dari pelosok Minahasa, Pemerintah Desa Senduk kembali menegaskan komitmennya sebagai perpanjangan tangan negara dalam merawat perut rakyat.
Tak sekadar butiran padi, bantuan beras dari Pemerintah disalurkan bak embun kesejahteraan yang membasahi ladang-ladang harapan masyarakat.
Dipimpin langsung oleh Hukum Tua Desa Senduk, Elvira Jeanette Andries, proses penyaluran berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan. Selasa (05/08/2025).
Dalam penyampaiannya, Elvira menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar angka dalam data logistik, melainkan wujud nyata cinta negara yang menjelma dalam bentuk pangan.
“Ini bukan sekadar beras—ini adalah pesan bahwa negara hadir, peduli, dan tak pernah berpaling dari rakyatnya,” ungkap Elvira, dengan nada penuh empati.
Program ini menyasar warga yang tergolong dalam kategori penerima manfaat, sebagai bagian dari intervensi sosial untuk meredam gejolak ekonomi pasca dinamika harga dan tekanan kebutuhan pokok.
Dengan distribusi yang tertib dan tepat sasaran, Pemdes Senduk sekali lagi menjelma sebagai garda terdepan kemanusiaan di akar rumput.
Membuktikan bahwa negara tak hanya hidup dalam gedung-gedung tinggi, tetapi juga berdenyut dalam ruang-ruang kecil tempat rakyat menggantungkan harap.
Di tengah tantangan zaman, Desa Senduk menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar agenda statistik, melainkan nyawa dari keberlanjutan kehidupan sosial.
Dalam bungkus beras itu, tersimpan janji: negara tak akan membiarkan rakyatnya lapar.
#J.R






