Ditantang Jadi “Pilot Project”, HUT Ke 30 SMP 3 Touluaan Spektakuler 

TopikSulut.com, RATAHAN-Perayaan HUT ke 30 SMP Negeri 3 Touluaan di Kalait dan reuni akbar para alumni, Rabu (24/7), kemarin, berlangsung meriah dan spektakuler.

Beragam atraksi dan kegiatan mewarnai acara syukur ini. Diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Gerald Lintong STh, dan banyak mengulas pesan Tema kali ini, yakni “Born To Sine”. SMP Negeri 3 pun ditantang untuk bisa memberikan arti dalam momentum perayaan HUT kali ini. Apa itu? Tantangannya, yakni bagaimana para pendidik dan yang didik serta para alumni untuk bisa menjadi terang, atau cahaya yang bisa memberi arti.

“Harus bisa menjadi cahaya yang benar, yang memberikan pantulan untuk membuka jalan hingga bisa dilewati, meski dalam kegelapan,” ajak Pdt Gerald. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mitra Drs Ascke Benu MSi, juga memberikan harapan yang sama. Namun kali ini, Benu yang memberikan sambutan mewakili bupati, menantang, agar sekolah ini bisa menjadi Pilot Project, atau menjadi sekolah percontohan dalam berbagai bidang. “Saya tantang sekolah SMP Negeri 3 Touluaan di Kalait untuk menjadi Pilot Project.

Baca juga:  Mantan Bupati MITRA Dua Periode “JS” Diduga Kuat Terlibat di PETI Ratatotok

Sekolah ini diharapkan bisa melahirkan lulusan yang membanggakan desa dan daerah,” ujar Benu. Untuk itu, dia pun meminta kepala sekolah, para guru untuk terus menjalankan tugas dengan baik. “Jalankan semua tanggungjawab dengan baik.

Berikanlah pembelajaran yang baik pada siswa, sesuai dengan standar yang kita gunakan di sekolah. Dan jangan coba-coba melanggar aturan yang sudah ada,” pesan Benu. Menurut Benu, SDM menjadi kunci kemajuan daerah. Dan sekolah memberikan andil besar untuk kemajuan sumber daya manusia. “Untuk itu jalankan tugas kita di sekolah dengan baik.

Dan kelolahlah setiap bantuan pemerintah, baik Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bahkan bantuan-bantuan lainnya dengan baik, sesuai aturan. Sebab semua bantuan ini, demi suksesnya pembelajaran pada anak-anak didik kita,” harap Benu. Sementara itu, Kepalah Sekolah SMP Negeri 3 Touluaan Eigtjan Somba SSi, menyambut baik tantangan Benu.

Menurut Kepsek yang akrab dipanggil Cantri ini, dia siap melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik. “Tentunya tantangan untuk menjadikan sekolah ini maju, dan jadi percontohan sekolah lain, saya sangat merindukannya. Siapa yang tak mau sekolah untuk maju? Dan untuk itu tantangan ini memberikan spirit dan motivasi bagi saya,” jawab Enci Cantri, dengan senyum khasnya. Selain itu, lanjut lulusan terbaik Fakultas MIPA, Unsrat Manado ini, dia juga berkomitmen menjalankan semua tugas di sekolah, sebagaimana pesan Benu, dengan baik.

Baca juga:  Yang muda yang berkarya membangun Desa

“Tentunya semua pesan pak kadis dengan tetap berdasarkan aturan, ini komitmen saya. Untuk itu terima kasih pada Pak Bupati James Sumendap SH yang diwakilkan pada pak kadis untuk hadir bersama kami,” ucap kepsek energik, cerdas, muda dan cantik ini.

Hadir dalam acara ini, para tokoh pejuang lahirnya SMP Negeri 3, yang dulunya SMP LKMD Kalait yang juga Mantan Ketua LB Runtunuwu, para Mantan Kepala Sekolah, seperti Pak Soriton, Pelleng, Ibu Gorung dan Nasto Lolowang, serta Hukum Tua Kalait 2 Syurd Siwu SIP, para guru, alumni, orang tua murid dan undangan lainnya.

Sementara panitia HUT kali ini diketuai Maxi Tulang dan Sekretaris Efendi Koilam. Usai acara ibadah dilanjutkan dengan pelepasan balon, dansa dan beragam hiburan lainnya. (Reagen)