Bahas Pendataan SDAB Kementerian Pertahanan RI Gelar Rapat Bersama Pemprov Sulut


Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Dalam rangka melakukan pendataan potensi SDAB, pagi tadi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) dibawah pimpinan Kol. Sus Muhamad Ridwan S.PD. M.PD, selaku analisis kebijakan madya bidang SDAB Ditsumdahan Ditjen Pothan Kemhan RI melakukan rapat pendataan potensi SDAB untuk komponen pendukung pertahanan negara di kantor Gubernur Sulut.

Rombongan  Kementerian Pertahanan disambut langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Edison Humiang M.Si.

Dalam sambutan pembukaannya, Humiang sedikit menjelaskan tentang duduk geografis serta potensi Provinsi Sulawesi Utara di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE, dan Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw.

“Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu Provinsi   Kepulauan yang ada di Indonesia, dengan total 287 Pulau dengan komposisi 59  pulau berpenghuni dan 228 belum ; berpenghuni. Sedangkan untuk letak   geografis, Sulawesi Utara berbatasan langsung dengan negara Filipina, terutama pulau Marore dan Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud (Sulawesi Utara),” jelas Humiang.

Tidak hanya itu, Humiang pun menjelaskan untuk aspek Administrasi Pemerintahan, Provinsi Sulawesi Utara memiliki 15 Daerah Otonom, yang terdiri dari 11 Kabupaten dan 4 Kota. 

“Jadi di Sulut ini ada 15 Kabupaten/kota yang terdiri dari 11 Kabupaten dan 4 kota, dan untuk penduduk Sulawesi Utara berjumlah kurang lebih 2,4 juta jiwa, yang terdiri dari berbagai latar belakang etnis dan sub-etnis,serta beragam agamadan budaya. Meskipun masyarakatnya sangat majemuk, baik dari sisi etnis, religi, budaya, dan adat istiadat, namun kehidupan masyarakat Sulawesi Utara hingga saat ini terus berjalan dengan rukun dan damai serta harmonis, sehingga memampukan kami memajukan pembangunan daerah dari setiap aspek yang ada”, sambungnya.

Baca juga:  "Harmoni Disiplin dan Dedikasi: Paskibraka Jadi Simbol Regenerasi Ideologis di Tangan RD"

“Dengan karakteristik sebagai daerah kepulauan dengan wilayah pesisir serta laut yang luas, yang juga merupakan daerah perbatasan dan ditunjang berbagai potensi sumber daya alam, serta stabilitas daerah inilah yang menjadikan Sulawesi Utara sebagai daerah yang sangat prospektif dalam berbagai aspek pembangunan bangsa utamanya di sektor kemaritiman dan garda terdepan bangsa”, tambah Humiang lagi.

Untuk itu menurut Humiang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjadikan stabilitas daerah sebagai semangat persatuan dan kesatuan serta sinergitas kerja dengan berbagai Stakeholder pembangunan bangsa, termasuk di dalamnya Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, sebagai yang paling penting implementasi urusan pertahanan, pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan”, ucapnya.

“Menjadi harapan, kiranya melalui  momentum  ini  kita  kembali  dapat meningkatkan sinergitas kerja sambil saling berbagi masukan. Disamping itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat mengharapkan adanya dukungan dalam bentuk saran dan kritik yang membangun dari  Kementerian Pertahanan  Republik Indonesia terkait karya yang selama ini telah diupayakan untuk pembaharuan dan peningkatan kedepan. Selanjutnya, untuk kebutuhan data dan informasi  yang lebih terperinci yang sekiranya diperlukan oleh  Tim dari Kementerian Pertahanan Republik  Indonesia, maka saya menghimbau kepada Kepala  Perangkat Daerah, Kepala Biro serta Unit Kerja dan  Instansi terkait untuk dapat memberikan masukan  informasi dan data sebagaimana yang dibutuhkan,  sambil turut belajar dan berbagi masukan serta rekomendasi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, agar lewat agenda yang strategis ini, bersama-sama kita dapat memperoleh hasil positif, sebagaimana yang menjadi harapan kita bersama”, harap Humiang yang berdiri selaku perwakilan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Baca juga:  Komando Pusat Bergema di Jantung Birokrasi Minahasa

Dalam kesempatan yang sama pula, Kol. Sus Muhamad Ridwan S.PD. M.PD, selaku analisis kebijakan madya bidang SDAB Ditsumdahan Ditjen Pothan Kemhan RI dalam pemaparannya mengatakan bahwa tujuan pihak Ditjen Potham Kemhan RI menggelar pertemuan bersama dengan pihak Pemprov Sulut yaitu untuk memperoleh data jumlah dan kondisi yang akurat tentang SDAB dalam rangka penyiapan Komduk dalam bentuk Logistik Wilayah (Logwil) dan Cadangan Materil Strategis (Catmastrat) di masing-masing daerah.

“Jadi memang tujuan kami yaitu untuk menyiapkan Komduk dalam bentuk Logwil dan Catmastrat di masing-masing daerah”, jelas Muhamad Ridwan.

Adapun dalam kesempatan tersebut, Kolonel Muhamad Ridwan mengatakan bahwa sasaran dari kegiatan tersebut adalah untuk menyiapkan data Komduk aspek SDAB dalam bentuk Logwil dan Catmastrat guna penataan komponen pendukung pertahanan negara.

“Sasarannya jelas, untuk menyiapkan data Komduk dalam bentuk Logwil dan Catmastrat guna penataan komponen pendukung Pertahanan Negara”, sambung Kolonel murah senyum tersebut. (CHRIS)