TopikSulut.com
MINAHASA — Dari jantung komando pemerintahan daerah, denyut koordinasi strategis kembali bergetar. Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, memimpin partisipasi daerah dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang sekaligus menjadi arena pembahasan tiga poros agenda strategis nasional: Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah, Percepatan Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber, dan Fasilitasi Sertifikasi Halal Tahun 2025.
Bertempat di Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa, Senin (11/8/2025), forum ini terkoneksi langsung dengan Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian dan jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Indonesia, membentuk jejaring kendali kebijakan yang merangkum seluruh simpul pemerintahan.

Dari Pemkab Minahasa, hadir Asisten II, Inspektur, Kepala Bappelitbangda, Kepala BPKAD, para kepala dinas sektor strategis, hingga unsur Satpol PP dan Bagian Hukum.
Mendagri Tito menegaskan urgensi pemantauan harga komoditas vital — beras, bawang merah, dan ayam buras — sebagai pilar kestabilan ekonomi rakyat.
Tito menyerukan konsolidasi instrumen kebijakan, pengamanan suplai, serta optimalisasi intervensi taktis di lapangan guna meredam gejolak inflasi.
Menangkap sinyal komando pusat, Wabup Vanda Sarundajang menegaskan tekad Pemkab Minahasa untuk mengakselerasi implementasi arahan strategis dengan presisi dan disiplin birokrasi.

“Kita akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengendalian inflasi, mendukung target pembangunan rumah rakyat, serta mempercepat pembentukan tim tanggap insiden siber dan fasilitasi sertifikasi halal,” ujarnya, menandai komitmen daerah sebagai mitra tak terpisahkan dari garis kebijakan nasional.
Rakor ini mematri kembali ikatan sinergi pusat-daerah, meneguhkan Minahasa dalam orbit kebijakan nasional yang berorientasi pada ketahanan pangan, keamanan digital pemerintahan, dan keberlanjutan program strategis negara di tingkat lokal.
#J.R
====***====








