Topiksulut.com,Minut-Guna memantapkan pengelolaan keuangan yang baik di desa, maka Dinas Sosial serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Minut, melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) Sistem Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi, Pembagian Aplikasi Siskeudes Rilis 2.0.3/Database MS. Acces TA 2021 dan Pengimputan Data RAPBDes Tahun Anggaran 2021 ke Aplikasi Siskeudes di Sutanraja Hotel, Jumat 19 Maret 2021. Kegiatan ini dibuka oleh Ir Jemmy Hengki Kuhu MA dan diikuti oleh hampir semua perangkat desa yang ada di Kabupaten Minut.
Dalam sambutannya, Kuhu mengatakan, Dinsos-PMD Minut telah melakukan terobosan penting guna membantu pemerintah desa dalam melaksanakan sistem informasi desa, dan pengelolaan keuangan desa lewat penginputan data rancangan APBDes tahun 2021 ke aplikasi Siskeudes. “Saya harapkan lewat aplikasi Siskeudes dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa,” ujar Kuhu.
Sementara itu, Kepala Dinsos-PMD Minut, Alpret Pusungulaa mengatakan, aplikasi siskuedes ini bisa membantu desa mengatur keuangan, kegiatan perencanaan, penganggaran, penatausahan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan desa. Sebab aplikasi ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wabup Minut JGKWL serta aplikasi ini sangat membantu penggunaan keuangan desa.
“Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wabup Minut Joune Ganda SE dan Kevin Wiliam Lotulung SH MH yang telah mendukung dan mensuport kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan juga Sekda Minut sudah membuka Bimtek ini,” tandasnya.
Dijelaskannya, bimtek ini mengacu pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 sebagai pengganti Permendagri 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, menyebabkan perlunya penyesuaian aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang telah diimplementasikan. Baik itu pada menu, konten, dan fitur-fiturnya agar sesuai dengan Permendagri yang terbaru. Tujuan dari diterapkannya Siskeudes adalah untuk memudahkan dalam pelaporan keuangan desa. “Mutu pelayanan bagi masyarakat perlu ditingkatkan karena hal ini akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sebagai organisasi sektor publik,” tambahnya.
Turut hadir Asisten 1 Bidang Pemerintahan dr Jane Symons MKes, Kajari Minut Fanny Widyastuti SH MH, Kapolres Minut AKBP Grace KD Rahakbau SIK MSi dan perwakilan BPKP Sulut.(gebe)











