TOMOHON, topiksulut.com – Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut menyebut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) memiliki peran yang strategis dalam pengendalian situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Satpol-PP sebagai aparat penegak perda serta ketenteraman dan ketertiban umum memiliki peranan yang strategis dalam mengendalikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat serta perlindungan masyarakat.” ujar WL sapaan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut saat menghadiri dan membuka Kegiatan Pelatihan Pengendalian Kemananan dan Kenyamanan Lingkungan di Kota Tomohon. (6/12)
WL juga mengingatkan dalam pelaksanaan tugas kiranya sesuai dengan standart oprasional prosedur (SOP).
“Laksanakan tugas dengan baik sesuai dengan standar opersional prosedur (SOP) yang telah diatur sehingga tidak terjadi benturan dengan masyarakat. Saudara-saudari harus mampu menyikapi berbagai persoalan terkait dengan gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat agar bisa terwujud visi dan misi kota tomohon yaitu; “tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera”. kita harus tanggap membaca situasi apalagi terhadap setiap pendatang yang tidak memiliki identitas yang jelas.” ucap WL.
“Selain tugas yang terkait dengan ketenteraman dan ketertiban umum, Satpol-PP juga harus tanggap dan berperan terhadap penanganan bencana alam yang setiap saat bisa saja terjadi seperti gunung meletus, tanah longsor, banjir, kebakaran dan lain sebagainya. untuk mencapai hasil yang diharapkan, kita harus mampu membangun sinergitas, koordinasi dan kerjasama dengan aparat terkait yang berkompeten.” tambahnya.
Terkait kegiatan yang digelar di Kantor Satpol-PP, WL mengatakan, kegiatan pelatihan ini diharapkan seluruh anggota Satpol PP di Kota Tomohon dapat memahami tugas yang harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ada sehingga mampu berperan lebih baik lagi dalam proses pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan di kota tomohon.
“Ciptakanlah situasi yang kondusif sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan. namun demikian saudara-saudari harus melaksanakan tugas dengan mengedepankan tindakan-tindakan dengan cara persuasif sehingga tidak terjadi benturan yang tidak kita inginkan. Kita harus melaksanakan tugas sesuai dengan koridor aturan yang berlaku sehingga tugas saudara-saudari dapat dipertanggung jawabkan.” tukasnya.(kim)












