Dengarkan Pidato Kenegaraan, ODSK Optimis Perekonomian Sulut Terus Bertumbuh

Topiksulut.com,Manado-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Provinsi Sulut Fransiscus A Silangen bersama Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK), dan Anggota DPRD bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Djoko Widodo, secara virtual dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022, Selasa 16 Agustus 2022.

“Telah 77 tahun lamanya kita telah menyusun dan membangun kemajuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” tegas Ketua DPR RI Puan Maharani saat pimpin sidang paripurna.

Ketua DPR RI menuturkan, pasang surut gelombang pembangunan disertai dengan gelombang globalisasi dan kemajuan teknologi, telah menggerakkan berbagai reformasi dan transformasi di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga:  Gelar Sidak Pasar serta GPM, Pemkab Minahasa Komitmen Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok & Tekan Inflasi.

“Tugas membangun bangsa dan negara kita ke depan, menghadapi tantangan dan kendala yang tidak ringan,” terangnya.

“Kita masih menghadapi ketidakpastian situasi Pandemi Covid-19, konflik geopolitik, pemulihan ekonomi global di tengah kerentanan pangan, energi, pengangguran, tekanan moneter global, degradasi lingkungan hidup, serta ancaman bencana alam dan sebagainya,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi, dalam pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR 2022, menyampaikan sejumlah isu tentang krisis pangan global, perekonomian hingga proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Gubernur Olly Dondokambey menyatakan optimistis dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulut yang ada di atas nasional.

“Ekonomi Sulut saat ini melampaui nasional sebesar 5,93 persen. Mudah-mudahan di semester tiga akan mencapai 6 persen. Karena di semester tiga penyerapan APBN lebih terkejar. Belanja rumah tangga juga ikut terdongkrak sehingga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Baca juga:  Dugaan Pembelian Lahan Ilegal di Kawasan HKm Wahana Karya, APH Diminta Bertindak!

Bukan hanya itu, pariwisata yang menggeliat, juga menjadi parameter terdongkraknya pertumbuhan ekonomi. “Pada semester empat pariwisata berjalan dengan baik. Jadi pertumbuhan ekonomi bisa tercapai 6 persen,” katanya kembali.(glen/*)