IWO dan Duta Damai Sulut Teken MoU Tolak Konten Pemecah NKRI

Berita Utama, Sulut135 Dilihat

Topiksulut.com,Manado-Duta Damai Dunia Maya Sulawesi Utara (Sulut) bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulut melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman di Bumi Beringin Drinks and Eatery, Jumat 5 Mei 2023.

MoU ini merupakan komitmen bersama dalam menyebarkan pesan perdamaian, cinta tanah air serta NKRI dari berbagai ancaman perpecahan.

Ketua IWO Sulut, Jeane Rondonuwu menjelaskan, IWO mengemban misi memperjuangkan kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi akurat, akuntabel, berimbang dan tidak mengandung unsur fitnah, bohong, provokatif dan SARA.

Duta Damai sebagai relawan penggerak perdamaian memiliki tugas membuat dan menyebarkan konten positif, konten damai, dan kampanye damai melalui website, media sosial serta sosial messenger.

“Jadi, kerja sama antar IWO Sulut dan Duta Damai sangat tepat untuk tujuan masing-masing organisasi,” kata Jeane didampingi Sekretaris Glenly Bagawie dan sejumlah pengurus DPW dan DPD Minahasa dan Minut usai acara.

Ia berharap, momen penandatanganan MoU ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan kegiatan dan program bersama dalam menggaungkan spirit toleransi, mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme.

“Tentunya melalui penguatan empat konsensus nasional bangsa Indonesia atau Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Jeane.

Senada, Ketua Duta Damai Regional
Sulut, Claudia Vinny Selan, mengungkapkan MoU dengan media online merupakan terobosan Duta Damai Sulut dalam menyebarkan misi perdamaian.

“Di seluruh Indonesia, Duta Damai Sulut yang pertama melakukan MoU dengan organisasi media online. Komitmen antara Duta Damai dan IWO, akan terus dijaga,” ujarnya Caudia didampingi sekretarisnya Jovan Jovan Kuemba
dan Bendahara Widya Desfita

Menurut Claudia kerjasama ini sangat penting karena berpotensi baik dalam pencegahan paham terorisme dan radikalisme di dunia maya.

“Ini merupakan gebrakan baru di Duta Damai Sulut, dengan adanya perjanjian kerja sama ini kami berharap anggota yang ada akan lebih giat lagi menyebarkan konten-konten perdamaian dibantu dengan rekan-rekan media di IWO Sulut,” kata Claudia.(glen/*)