Adopsi Tiga Anak Stunting La Ode Muhammad Nusrin SH MH Kepala Kejari Minsel Awali Penanganan Stunting

Uncategorized150 Dilihat
La Ode Muhammad Nusrim SH.MH Kajari Pertama Di Sulawesi Utara Yang Adopsi Tiga Anak Stunting.
Topiksulut.Com_Upaya nyata dalam menangani stunting telah di awali oleh Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan.Upaya ini sebagi bukti keseriusan jajaran Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan dalam penanganan stunting.
Stunting adalah masalah serius yang harus mendapat perhatian maksimal.Menyadari hal ini penting jajaran Kejari Minahasa Selatan dibawah Pimpinan Kepala Kejari Minsel La Ode Muhammad Nusrim SH.MH telah membuktikan dan memulai lebih awal bahwa penanganan di perlukan aksi nyata tidak hanya sebagai program belaka.
Kegiatan ini dilaksanakan pada kamis 01/06/2023 dalam memperingati hari lahir Pancasila. Upacara Yang bertempat di depan kantor kejaksaan negeri Amurang ini berakhir dengan penuh makna kecintaan pada negara kesatuan kita Indonesia.
Hal ini adalah Pertama di Sulawesi Utara Kepala Kejaksaan Negeri yang telah mengangkat tiga orang anak Stunting untuk di jadikan keluarga serta merawat Gizi anak tersebut agar lepas dari stunting.
Dalam moment hari lahir Pancasila ini Kajari La Ode Muhammad Nusrim SH.MH mengumumkan bahwa telah mengangkat tiga anak stunting di wilayah kabupaten Minahasa Selatan untuk di jadikan keluarga kejaksaan negeri Minahasa Selatan. Bukan hanya sekedar peryataan, keluarga besar Kejaksaan negeri Amurang yang di pimpin langsung Kajari ini langsung mendatangi tiga keluarga yang memiliki anak stunting. Di situ Kajari Minahasa Selatan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga anak stunting yang di dampingi oleh Puskesmas Amurang dan bidan desa.
Kepala kejaksaan negeri Minahasa Selatan La Ode Muhammad Nusrim SH.MH. Saat si wawancarai di ruang kerjanya. Mengatakan bahwa Ini merupakan program penyuluhan hukum termasuk pengentasan kemiskinan.
Sebelum kami mengangkat tiga anak stunting ini kami sudah berkoordinasi dengan pusat.
“kami mengangkat tiga anak untuk menjadi tanggung jawab kami sampai anak itu lepas dari stunting dan setip bulan saya wajip untuk menjaga gizi ketiga anak itu sampi mereka lepas dari kategori stunting dan saya menjamin progam ini akan berlanjut karna ini adalah program institusi bukan pribadi seorang kajari” jelasnya
Nusrim juga menambahkan sekiranya pemerintah kabupaten Minahasa Selatan lewat bupati untuk sekiranya merespon hal seperti ini karna status stunting di Minahasa Selatan mencapai 401 anak. (hemsi)