Ketua TP-PKK Bolmong Iryanti Suleha Mokodompit Uswanas, Dikukuhkan Sebagai Ketua Pembina Posyandu.

Topiksulut.com,BOLMONG– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK),Kabupaten bolaang mongondow (Bolmong),Iryanti suleha Mokodompit Uswanas S.Sos,dikukuhkan menjadi Ketua pembina posyandu,Bertempat di hotel sentral manado,Rabu (22/11/2023)

Pengukuhan ini dipimpin langsung Oleh Ketua Tim pengerak TP-PKK Propinsi Sulawesi utara (Sulut),Ir.Rita Dondokambey Tumuntua.

Iryanti mengaku sangat bersyukur TP-PKK Bolmong dapat menyampaikan sebagian laporan kegiatan di Bolmong selama tahun 2023.

“Syukurlah sebagian laporan kegiatan TP-PKK Bolmong di tahun 2023 sudah saya sampaikan di forum Rakor yang terdiri dari kegiatan sekretariat dan seluruh kegiatan Pokja. Walaupun masih ada juga kegiatan di November dan Desember nanti yang sedang dalam proses pelaksanaan,” kata Iryanti.

Ia menjelaskan, Rakor digelar setahun sekali terkait pelaporan kegiatan PKK selama setahun. Ia mengatakan, apa yang sudah dilakukan PKK Bolmong dan progres program kegiatan ke depan untuk tahun 2024.

Baca juga:  Beroperasi Sejak Lama Galian C Milik JD Di Desa Mondatong Ilegal

“Tujuan Rakor ini juga bisa mendapat masukan dari kabupaten kota lain, terutama bisa saling berbagi semua program yang berhasil dicanangkan di masing–masing daerah,” imbuhnya.

Terkait dirinya dikukuhkan sebagai ketua Pembina Posyandu Bolmong, Iryanti menyampaikan, tugas tersebut tidak akan menambah beban kerja bagi PKK. Dengan dikukuhkannya sebagai Ketua Pembina Posyandu, justru sinergitas antar lembaga semakin kuat.

“Hal penting yang perlu dilakukan untuk memperkuat Posyandu, pertama penguatan koordinasi antarlembaga. Kedua peningkatan kapasitas Posyandu, terutama kelembagaan dan kader. Ketiga, peningkatan kualitas layanan dengan mengintegrasikan layanan Posyandu-BKB (Bina Keluarga Balita)-PAUD,” kata Iryanti.

Menurutnya, TP PKK Bolmong juga siap mendukung pekerjaan rumah yang diberikan kepada PKK. Antara lain, penurunan stunting dengan target menjadi 14 persen pada 2024, pencegahan narkoba melalui keluarga, serta literasi digital untuk mencegah dampak negatif dan keluarga.

Baca juga:  Polres Kotamobagu Harus Tegas, Tangkap Pelaku Pengeroyokan Ketua BPD Desa Passi

Sementara itu ketua TP PKK Provinsi Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan mengatakan, pengukuhan itu untuk menyelaraskan program dan kegiatan Posyandu, dan untuk menjaga masyarakat tetap terjaga kesehatannya.(***)