TopikSulut.com
Minahasa – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Potensi Bencana Hidrometeorologi pada Senin (18/11/2024).
Kegiatan yang berlangsung di ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa ini dipimpin secara virtual oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten II, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis Perhubungan, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Pangan, Kadis Koperasi, Kepala BPBD, Kadis Pertanian, Kasat Pol-PP, Kadis Perdagangan, Kabag Hukum, dan Kabag Ekonomi.
Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TPID untuk menjaga stabilitas inflasi, terutama menjelang akhir tahun.
“Langkah antisipasi harus dilakukan dengan memaksimalkan koordinasi dan pengawasan terhadap pasokan bahan pokok serta harga di lapangan,” ujar Tito Karnavian.
Selain itu, Mendagri mengingatkan perlunya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan yang meningkat.
“Pemerintah daerah harus memperkuat mitigasi bencana dengan mengedukasi masyarakat dan mempersiapkan infrastruktur penanganan darurat,” tambahnya.

Sekda Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, menyampaikan bahwa pihaknya bersama TPID telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mendukung pengendalian inflasi dan kesiapsiagaan bencana.
“Kami terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar serta mempersiapkan langkah tanggap darurat jika terjadi bencana,” ujar Sekda Watania.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memitigasi dampak bencana demi kesejahteraan masyarakat.
#J.R











