Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Optimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2018 di sektor Pajak Kendaraan Bermotor, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Sulawesi Utara, melalui UPTB Samsat Kabupaten Minahasa Utara terus lakukan terobosan.
Seperti baru-baru ini, UPTB yang di nakhodai oleh Satyagraha Saruan kembali membentuk tim pengoptimalisasian PAD di wilayah Minahasa Utara.
Adapun tim yang diberi nama ‘Tim Buser Klabat’ dengan motto ‘bekerja tanpa mengenal lelah’ tersebut dibentuk Saruan CS guna mengoptimalkan pendapatan PAD tanpa mengesampingkan pelayan terbaik bagi masyarakat Minut.
“Tim Buser Klabat, itu tim kami, tapi bukan Buser yang dimiliki instansi Polri dengan singkatan Buru dan Sergap, tapi tim Buser Klabat kami memiliki singkatan Bekerja Untuk Sejahterahkan Ekonomi Rakyat, dan kami gunakan kata Klabat karena ikon Minahasa Utara sendiri adalah Gunung Klabat”, jelas salah satu Kepala UPTB terbaik yang dimiliki BP2RD Sulut tersebut.
Lebih lanjut,menurut mantan Kepala UPTB Samsat Kotamobagu tersebut, dengan target yang cukup besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, maka sangat perlu mengoptimalkan kinerja SDM yang dimilikinya.
“Targetnya kan naik dibandingkan sebelumnya, jadi perlu untuk meningkatkan kinerja SDM yang ada”, tambahnya.
Menurut Saruan tim Buser Klabat yang dibentuknya searah dengan program prioritas Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, yaitu Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).
“Masih dalam koridor, ini juga bentuk realisasi sektor kami untuk mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mengentaskan kemiskinan di Sulut tanpa menurunkan standar pelayanan publik di UPTB ini”, bebernya.
Bahkan setelah ditelisik, menurut pengakuan sejumlah ASN/THL yang ada di UPTB Minut, demi mengejar target PAD, tim UPTB Minahasa Utara masih bekerja dihari Sabtu yang notabenenya meruoakan hari libur bagi instansi pemerintahan.
“Kami sampai sabtu masih turun lapangan melakukan door to door demi mengejar target, sekaligus mendekatkan diri pada masyarakat yang dalam hal ini para Wajib Pajak (WP), namun hal ini kami lakukan tanpa paksaan, tapi sebagai bagian dari totalitas kerja kami”, ujar sejumlah staf UPTB Minut, sebut saja Victor dan Imelda, sembari mengatakan bahwa Kepala UPTB Satyagraha Saruan bahkan masih masuk kantor meskipun tanggal merah dan tidak ditemani para staf.
Adapun capaian target UPTB Minahasa Utara sampai 31 Juli 2018 telah menyentuh angka 62,52% atau jika dirupiahkan Rp. 39.150.907.132 Miliar dari jumlah target yang ditetapkan BP2RD Sulut per 31 Juli 2018 yaitu 58,33%, yang artinya telah melampaui target kurang lebih 4%, dengan akumulasi target Rp. 5.218.306.109 Miliar perbulan.
Hal tersebut menegaskan bahwa BP2RD Sulawesi Utara yang dinakhodai Olvie Atteng twlah berhasil menelorkan UPTB yang punya kinerja layaknya kuda pacu yang sesuai dengan instruksi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menginginkan seluruh jajarannya kerja cepat, tepat dan hebat demi Sulawesi Utara yang semakin hebat lagi.
Adapun untuk diketahui UPTB Minahasa Utara memiliki jumlah total kendaraan sebanyak 69.113 Kendaraan Bermotor yang terbagi dari 53.640 Kendaraan R2 dan 15.473 Kendaraan R4 keatas. (Chris)





