Disambut Sekkot, Kedubes Thailand Kunjungi Bitung

TopikSulut,Bitung- Duta Besar Thailan untuk Indonesia, mengunjungi Kota Bitung, Rabu (18/9) dan diterima Sekretaris Kota Bitung, Dr Audy Pangemanan di rumah jabatan Walikota.

Dalam sambutanya Pangemanan mengatakan, Bitung masa sekarang arah perkembangan ke masa depan sebagai lokomotif pembangunan di Sulawesi Utara. Bitung menurutnya berasal dari nama pohon yaitu pohon Bitung. “Sebagian besar Kota Bitung adalah daerah perlindungan termasuk di dalamnya cagar alam Tangkoko yang berusia lebih dari 100 Tahun,” kata Pangemanan.

Dari segi administrative menurutnya, Kota Bitung terdiri dari 69 Kelurahan dan 8 Kecamatan. Penduduk Kota Bitung yang berasal dari berbagai etnis, sehingga budaya yang ada di Kota Bitung beraneka ragam dengan ciri khasnya masing-masing yang memperkaya atraksi budaya Kota Bitung.

Lanjutnya dari segi potensi, Bitung memiliki potensi di bidang perikanan, kelautan, perkebunan dan pariwisata. “Dari segi geografis Bitung sangat strategis karena terletak di bibir pasifik dan di lalui jalur kapal. Saat ini terdapat empat proyek Nasional di Bitung yaitu pembangunan internasional Hubport , jalan tol dan rel kereta api trans Sulawesi oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kata Pangemanan, memiliki kegiatan utama meliputi, pembangunan dan pengelolaan kawasan, industri pengolahan perikanan, industri pengolahan perikanan, industri farmasi dan logistik

“Penguatan sektor pariwisatan dangan Program B3 (Bitung Bahari Berseri) dan lima pesona. Kota Bitung memiliki kalender of event yang terdiri dari Festival of Tulude , Festival  seratus Year of Tangkoko , Festival of tree years of mama Goverment ,Bitung music Festival ,Festival pesona selat Lembeh,” tambahnya.

Sejarah Kota Bitung memiliki bangunan -bangunan peninggalan perang dunia kedua seperti kubur jepang, bangkai kapal kargo, dan bangunan sumber air dapat dijumpai di Kota Bitung. Selain itu terdapat monumen Trikora untuk menghormati pembebasan Irian Barat dari tangan aelanda yang berdiri kokoh di pulau Lembeh.

  • Turut hadir His Excellency Mr . Songphol Suchan Ambbasador Of Thailand For Indonesia , Ms Napay Tupun Thupuun , Head Of Board of Investlment Of Thailand, Ms .Lalana Sri Som ,First Secretary (Economic) Royal Thai Embassy Jakarta , Ms .Cindy Shandyta, Economic analyst Royal Embassy Jakarta. (hzq)

­