Topiksulut.com,Minut-Memasuki bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, maka umat Muslim akan dibuat khusuk dengan ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun dengan adanya masa pandemi Covid-19, maka ibadah puasa tahun ini pun akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, Kapolres Minut AKBP Grace Krisna Rahakbau SIK Msi langsung mengeluarkan sejumlah himbauan bagi umat Muslim yang akan menjalankan puasa.
Himbauan ini pun disampaikan Kapolres Minut lewat pertemuan dengan sejumlah tokoh agama Muslim atau Imam Mesjid khusus Kecamatan Kauditan dan menghadirkan Pabung Minut Mewakili Dandim 1310/Bitung Mayor Inf Jemmy Lotulong serta Kapolsek Kauditan AKP Poltje Moningkey SH. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah makan Favorit Kampung Desa Tumaluntung, Senin 13 April 2021.
Ada sejumlah himbauan yang disampaikan Kapolres Minut yakni meminta agar adanya pembatasan jumlah jemaah yang akan Sholat Taraweh sampai Sholat Id di Mesjid, penerapan protokol kesehatan, penggunaan masker dan handsanitaser serta dilarang mudik. “Anak-anak dibawah 10 tahun, lebih baik jangan dibawah ke mesjid karena nantinya akan mengganggu kekusyukan ibadah jika mereka mondar-mandir. Mudik juga sebaiknya tidak perlu karena penerbangan akan ditutup,” jelas Kapolres Minut.
Lanjut dikatakannya, pihak TNI/Polri juga nantinya akan melakukan pengawasan secara langsung di tempat ibadah. Bahkan Polres Minut akan meminta bantuan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Minut untuk bisa menyemprot desinvektan setiap 2-3 hari sekali di mesjid. “Nantinya jika semua sudah sepakat, akan dibuat baliho kesepakatan antara imam mesjid dengan pihak kepolisian. Itu nanti akan ditempatkan depan mesjid,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kauditan, AKP Poltje Moningkey SH mengatakan jika di wilayah hukumnya terdapat 8 mesjid. Nantinya seluruh mesjid ini akan dijaga selama bulan puasa. “Apa yang disampaikan ibu Kapolres Minut, akan kami tindaklanjuti,” tambahnya.(gebe)












