Keluarga Alm RFT “Ragukan”Hasil Labfor Kematian RFT

Topiksulut.Com_Kematian RFT mantan Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Selatan masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga korban meski memang hasil laboratorium forensik Makasar telah mengeluarkan hasil yang dimana korban meninggal akibat tergantung sehingga menghambat jalan nafas(29/04/2021)

Terkait hal itu kakak RFT,Jimmi Tumiwa saat ditemui media ini dikediamannya menyampaikan rasa pedih mendalam akibat kematian RFT ,Keluarga sangat terpukul dan masih merasa kematian tersebut belum sepenuhnya benar akibat mati tergantung

“Kami bukan tidak percaya atas hasil  tersebut tapi masih meragukan hasil tersebut karena banyak yang kami rasa perlu di dalami”ujar Jimmi kakak Alm RFT

Ditambahkan Jimmi Tumiwa “kami keluarga meminta sepenuhnya kepada pihak Kepolisian Polres Minahasa Selatan agar terus mendalami kematian adik kami dengan menerima setiap informasi terbaru yang berhubungan dengan kematian tersebut”ujar mantan Camat Tumpaan tersebut

Sebagaimana di lansir dari laman Polres Minsel berdasarkan release dari Humas Polres Minsel,Kapolres Minahasa Selatan menyampaikan

“Cairan lambung dan darah yang diambil pada jenazah tidak ditemukan adanya senyawa pestisida, sianida, arsen dan obat-obatan,” demikian kutipan hasil otopsi yang dibacakan Kapolres Minsel.

Penyebab kematian almarhum, sebagaimana tercantum dalam hasil otopsi, yakni akibat tergantung yang menyebabkan terhalangnya saluran nafas bagian atas. “Jejas jerat dileher menyebabkan saluran nafas bagian atas terhalang menyebabkan almarhum mati lemas,” ujar Kapolres.

Pihak penyidik Polres Minsel menyatakan akan tetap menerima masukan, informasi dari seluruh masyarakat apabila mengetahui dengan pasti perihal kejadian gantung diri almarhum RFT, yang semasa hidupnya diketahui menjabat sebagai Kepala BPBD Minsel.

“Silahkan, apabila ada informasi lain yang bapak, ibu, saudara, saudari ketahui, sampaikan ke kami. Ini baru hasil penyelidikan awal. Kasus akan kembali dibuka jika ada bukti atau saksi baru,” tutup Kapolres Minsel.(hemsi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *