
Topiksulut.Com_Target Vaksinasi masal oleh pemerintah berjalan sesuai schedule bahkan untuk saat ini sudah berada tahap signifikan(12/7/2021)

Peta vaksinasi menunjukan perkembangan Vaksinasi di Kabupaten Minahasa Selatan berada di posisi baik,Ini tergambar atas animo masyarakat yang mengantri di tiap pos vaksinasi yang di buka,Baik di kantor Desa maupun instansi pemerintah, Swasta dan pelaksanaan oleh kelompok organisasi kepemudaan seperti GAMKI dan GP Ansor.

Hal ini dipicu oleh tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) atas bahaya penyebaran Covid-19 sehingga vaksinasi tidak lagi menjadi persoalan tapi sudah menjadi kewajiban
Penerima vaksinasi di Minahasa Selatan secara keseluruhan mencapai 1000 orang di berbagai tempat pelaksanaan berbeda.

“Capaian nya sekitar seribu perhari”ucap Erwin Schouten, Kepala Dinas Kesehatan Minsel
Sementara itu untuk pos induk vaksinasi Teguh Bersinar yang merupakan kerjasama antara TNI Polri bersama Dinkes Minsel terus di padati warga yang akan ikut vaksinasi dan pihak Polres Minsel ikut membantu Pemkab Minsel mencapai target vaksin per hari.
“Untuk Teguh Bersinar saja tiap hari, ratusan warga divaksin oleh anggota dari Polres Minsel dan Dinkes “jelas Erwin
Menurut Kadis kesehatan kegiatan vaksinasi tidak berpusat hanya di satu tempat saja tapi di beberapa tempat
“Agar dapat terlaksana dengan baik semua kita libatkan. Seluruh Puskesmas dikerahkan untuk melaksanakan vaksinasi di wilayah kerjanya. Sedangkan pihak gereja, juga melaksanakan vaksinasi kepada jemaat mereka,” imbuhnya
Masih berdasarkan data yang lalu vaksinasi telah mencapai 45.549 dosis.
Selain sasaran warga umum dewasa, jelasnya, vaksinasi oleh Dinkes Minsel juga mulai menyasar anak usia 12-17 tahun.
“Vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun sudah kita mulai. Sudah ratusan anak usia itu yang telah divaksin,” ujar Erwin
“Untuk saat ini sudah ada lagi stok 5 ribu dosis yang telah diambil dari Pemerintah Provinsi Sulut. Vaksin itu siap untuk disalurkan di seluruh Minsel,” tutup nya
“Awalnya saya takut untuk ikut vaksin karena adanya berita berita yang membingungkan teentang mereka yang telah menerima vaksin yang dimana sering terjadi hal hal aneh, Tapi saya lebih takut kalo terkena Covid-19 maka saya memutuskan untuk di vaksin “ujar salah satu warga Kota Amurang yang ikut vaksinasi(Hemsi)

