Seleksi Capas 2023 Resmi Berakhir. Sondakh dan Rantung Wakili Sangihe ke Tingkat Provinsi

Nusa Utara249 Dilihat

Peliput: Fitri Lumiu

TAHUNA
Seleksi Calon Paskibraka (Capas) Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi ditutup. Sebelumnya, seleksi yang dilaksanakan selama lima hari tersebut diikuti sebanyak 131 siswa-siswi tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sebanyak 32 Capas telah terpilih untuk lanjut mengikuti Diklat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpolda) Kabupaten Sangihe, Frangki Nantingkaseh ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa dari 32 siswa yang lolos dalam seleksi ini, ada dua siswa nantinya diutus mewakili Kabupaten Sangihe ke Provinsi untuk mengikuti seleksi Capas tingkat Nasional. Kedua siswa tersebut yakni Haniel Shawn Edgar Shondakh siswa utusan Sekolah Lentera Harapan Sangihe dan Siswi utusan SMA N 1 Tahuna Kezia Celine Dealita Rantung

“Satu putra dan satu putri yang sesuai hasil seleksi mendapatkan rangking pertama ini, akan dikirim ke Provinsi untuk mengikuti seleksi Paskibraka di tingkat Nasional. Sedangkan 30 Capas yang lolod seleksi di tingkat kabupaten ini, akan mengikuti Diklat rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli hingga Agustus 2023,” jelas Nantingkaseh, Selasa (11/4/2023).

Dikatakan dia, dua siswa yang akan mewakili Kabupaten Sangihe ke tingkat Provinsi akan segera dilakukan persiapan lewat latihan, mengingat pertengahan bulan Mei nanti, nama Capas dari setiap Kabupaten/Kota harus segera dimasukan.

“Selambat-lambatnya pertengahan bulan Mei nama-nama Capas setiap utusan kabupaten/kota sudah harus masuk ke provinsi, yang selanjutnya akan diseleksi ke tingkat nasional dan kita mengharapkan utusan Sangihe tahun 2023 ini dapat memberikan hasil terbaik dan tentunya ini dapat diraih dengan persiapan yang matang,” ungkap dia.

Lanjut Nantingakseh menyebutkan, terkait mekanisme seleksi yang dilaksanakan sangat berbeda dari seleksi sebelumnya. Dimana menurutnya, seleksi tersebut dilaksanakan secara transparan, karena sejak awal perekrutan Capas dilakukan lewat online.

“Seleksi ini berbeda dari tahun sebelumnya karena dilakukan secara online baik dari pendaftaran sampai pada tahapan seleksi, semuanya sangat transparan. Setiap tahapan seleksi hasilnya langsung di laporkan ke pusat lewat web BPIP, bahkan hasilnya langsung diketahui pada saat selesai tahapan seleksi, hasil dari seleksi ini tentu sudah sangat obyektif sesuai Juklak yang ada,” tegas Nantingkaseh.

Terhadap Capas yang lolos seleksi, dirinya mengingatkan agar dapat mempersiapkan diri serta tetap menjaga kesehatan, agar benar-benar siap saat mengikuti diklat nantinya.

“Untuk Capas yang telah lolos banyak selamat dan kiranya dapat terus mempersiapkan diri dalam seleksi untuk yang lolos seleksi ke tingkat provinsi. Untuk Capas kabupaten juga agar tetap menjaga kesehatan dan kebugaran sehingga siap mengikuti diklat. Sedangkan bagi adik-adik yang tidak lolos dalam seleksi jangan kecewa, jadikan ini sebagai motivasi diri untuk melecutkan semangat untuk meraih harapan kedepannya,” tutup dia.(*).