Tak miliki Direksi Keet dan Papan Proyek, Pekerjaan Batu Boulder Talud Tidore Diduga Proyek Fiktif

Peliput: Fitri Lumiu

TAHUNA
Lanjutan pekerjaan penambahan batu boulder talud pengaman pantai di Kelurahan Tidore disorot warga pasalnya pekerjaan yang belum lama dimulai ini hingga hari ini tak nampak papan proyek informasi pekerjaan dan direksik keetnya. Hal ini sontak mengundang tanya dari sejumlah masyarakat yang melihat pekerjaan ini.

“Sampai hari ini kami belum melihat papan proyek informasi pekerjaan, ini bisa dibilang proyek fiktif. Kami ingin tahu dananya bersumber dari mana, siapa pelaksana dan berapa lama waktu pelaksanaan pekerjaan”ujar Hi Aziz Janis Ketua LSM Lapek Bahari.

Selain itu dikatakan dia, pentingnya papan proyek itu diatur dalam UU KIP dan melalui papan proyek masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang pekerjaan yang sementara dikerjakan.

“Pentingnya keterbukaan Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek.
Baik memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan tersebut.

“Pemasangan papan nama proyek itu harus dilakukan sebelum pengerjaan proyek di mulai,”ujarnya lagi.

Sementara itu pihak pelaksana Jawarudin ditemui dilokasi pekerjaan Kamis (8/6/2023) mengatakan belum adanya panan proyek karena belum jelas dana dari pekerjaan ini, dan masih menggunakan dana kontraktor.

“Makanya belum ada papan proyek karena blum ada kontrak, karena ini masuk tanggap darurat. Nanti lebih jelasnya hubungi orang balai sungai,”ungkapnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *