BNN RI Akui Pengguna Narkoba di Sulut Masih Tergolong Rendah

Topiksulut.com,Manado-Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menyatakan jika pengguna narkoba di Provinsi Sulut masih tergolong rendah. Hal itu sesuai data BNN RI dimana Sulut masuk peringkat 21 dari 38 provinsi yang ada di Indonesia.

“Sulut masih rendah ketimbang provinsi lain seperti Sumatera Utara dimana penggunaan narkoba tinggi,” ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr Petrus Golose dalam kegiatan workshop ketahanan keluarga anti narkoba yang dilaksanakan di Luwansa Hotel, Senin 12 Juni 2023.

Berdasarkan data BNNP Sulut dan Ditresnarkoba Polda Sulut sepanjang tahun 2021-2023, kedua institusi ini telah mengungkap kasus narkotika jenis shabu sebanyak 601,48 gram dan 2,3 Kilogram ganja serta 8 butir ekstasi.

Baca juga:  Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern, Pemprov Sulut Percepat Pembangunan Fasilitas PSEL Manado Raya

“Ketika Covid melanda, angka prevalensi itu naik walaupun 0,15 persen, sekarang sudah terbuka kita berinteraksi karena ekonomi sudah membaik,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini lebih spesifik melibatkan ibu-ibu karena bisa menghadapi dan membawa pesan dalam penanggulangan narkotika kepada keluarga dan masyarakat sekitar lingkungan.

“Biasanya ibu-ibu berorganisasi, tapi ini kita minta pokok-pokok pikiran dari ibu-ibu, karena ada peningkatan pengguna narkotika diperkotaan untuk perempuan, kalau di desa turun,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, upaya pencegahan terus dilakukan, karena ibu-ibu memiliki perang sangat krusial dalam keluarga untuk mencegah narkoba. Untuk itu dirnya mengucapkan terima kasih acara yang digagas Kepala BNN Petrus Golose untuk melibatkan secara langsung ibu-ibu dalam pemberantasan narkoba.

Baca juga:  Advokat Jemmy Timbuleng Angkat Bicara, Terkait Penetapan Tersangka Mantan Plt Ketua BPMS GMIM.

“Tentunya kegiatan ini yang penting bagi warga Sulut. Mudah-mudahan kegiatan ini terus melebar sampai kabupaten/kota, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung masyarakat Sulut khususnya keluarga yang dibina untuk kita sama-sama memberantas narkoba di Sulut,” tambah Gubernur Olly.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Sulut dan pejabat tinggi BNN RI, narasumber dan peserta yang sebagian besar ibu-ibu. Dalam kegiatan itu juga dilakukan deklarasi perang melawan narkoba.(glen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *