Rakor Pengendalian Inflasi, Dr. Kumendong: Evaluasi Regulasi Pangan Jadi Agenda Utama

TopikSulut.com

MINAHASA – Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.SI Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si Mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Bertempat di Command Center Kantor Bupati Minahasa Via Zoom Meeting. Senin (22/07/2024).

Rapat Di Pimpin Oleh Inspektur Jendral Kemendagri/Plt. Sekjen Kemendagri Komjen. Pol. Tomsi Tohir Balaw M.Si.

Turut Mendampingi: Plt.Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Minahasa, Ka. BPKAD, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Pangan, Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kadis Sosial, Kadis Pertanian, Plt. Ka. Bapelitbangda, Kabag Perekonomian, Kabag Hukum, Kabag Prokopim.

Dalam sambutannya, Tomsi Tohir menyampaikan bahwa harga rata-rata nasional minyak goreng masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sejak awal 2023, meskipun realisasi angka Domestic Market Obligation (DMO) telah mengalami peningkatan.

Ia juga menyebut bahwa realisasi pupuk bersubsidi di beberapa daerah sudah mulai terpenuhi, yang membantu menstabilkan harga bahan pokok setelah panen.

“Kementerian Negara/Lembaga terkait terus melakukan rapat koordinasi untuk memperbaharui atau merevisi regulasi terkait pangan, menyesuaikan dengan dinamika harga bahan baku pangan dan pakan, serta mempertimbangkan biaya produksi saat ini,” ujar Tomsi Tohir.

Tomsi Tohir juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kelancaran pendistribusian minyak goreng dari produsen dan distributor ke retail modern dan pasar tradisional, untuk menghindari penjualan dengan metode bundling.

Tohir menambahkan perlunya pemerataan ketersediaan stok minyak di tiap provinsi dan peningkatan monitoring oleh Satgas Pangan Polri dan Kementerian Negara/Lembaga (KL) terkait terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi.

“Diperlukan evaluasi regulasi pangan secara terus-menerus agar lebih efektif dan tepat sasaran, bertujuan memberikan perlindungan bagi petani dan konsumen akhir,” tambah Tomsi Tohir.

Dr. Jemmy Stani Kumendong M.Si menegaskan bahwa evaluasi regulasi pangan menjadi agenda utama.

“Kami fokus untuk memastikan bahwa kebijakan pangan berjalan efektif demi menjaga stabilitas harga di pasar,” ujarnya. 

Bupati Kumendong juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi tantangan inflasi.

Acara rakor ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi dan kestabilan harga bahan pokok di tengah tantangan ekonomi saat ini, dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait dalam pengambilan keputusan strategis.

#J.R

 

====***====

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *