TopikSulut.com
Minahasa – Dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S,Si, MAP, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM. M. Si, mendampingi Wakil Gubernur Sulut, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, menghadiri ibadah bersama yang diadakan oleh Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) serta Panitia perayaan HUT PGI ke-75.

Ibadah yang diselenggarakan di GMIM Sentrum Kakas ini dipimpin oleh Khadim, Pdt. George Noya. Senin (07/04/2025).
Acara ibadah tersebut dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya perwakilan dari lingkungan gereja.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dari berbagai instansi dan organisasi keagamaan. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain:
- Sekretaris Umum PGI: Pdt. Darwin Dermawan, M.A.
- Perwakilan BPMS GMIM: Pdt. Meitha B.A Mailangkay, M.Th.
- Ketua Gereja Protestan Indonesia: Pdt. Drs. Rudy Ririhena, M.Si.
- Ketua Sinode GPIB: Pdt. Paulus Kariso Rumambi.
- Perwakilan GAMKI: Ketua GAMKI beserta jajaran.
- Pemerintah Daerah: Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, beserta anggota DPRD dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut.

Selain ibadah, acara tersebut juga dimeriahkan dengan soft launching W.J Rumambi yang mengusung tema “Oikumene Kebangsaan dan Keindonesiaan”.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran nilai-nilai keagamaan dalam memupuk rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Tak hanya dihadiri oleh pejabat tinggi daerah, acara ini juga didampingi oleh sejumlah pejabat dan aparat pemerintahan seperti Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi, serta Plt. Camat Kakas.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menegaskan komitmen bersama dalam membangun sinergi antara sektor pemerintahan dan dunia keagamaan demi terwujudnya harmoni sosial dan semangat kebangsaan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut mencerminkan upaya bersama untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan ke dalam pembangunan dan kehidupan berbangsa, sehingga memperkokoh jalinan kebersamaan dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan bersatu.
#J.R
====***====















