Dukung Program OD-SK, Kadis P3A Pemprov Sulut Salurkan Bantuan Untuk Panti Asuhan

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN – Di masa pandemi Covid-19, Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw membantu kebutuhan pokok anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Rumah Iman Anak-anak (RIA) Tondano.

Senin 2 Agustus 2021, bantuan sembako diserahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulut Dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, yang sekaligus membawa juga bingkisan dari Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan. 

“Tujuan kami ke sini, untuk menyampaikan kepedulian Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Bapak Wakil Gubernur Steven Kandouw, dengan membawa bantuan berupa sembako, masker medis. Juga ada bingkisan dari Bunda Rita Dondokambey-Tamuntuan. Ada masker kain di dalam bingkisan dari Bunda Rita,” ungkap Dr Devi yang saat itu didampingi Sekretaris TP PKK Kabupaten Minahasa Ny Martina Dondokambey-Lengkong SE.

Baca juga:  Melalui Tangan Kecil 2.000 Anak, Sulawesi Utara Torehkan Rekor Dunia Menghias Telur Paskah

Selain menyerahkan bantuan bahan pokok, Dr Devi Juga menyampaikan pentingnya vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

“Kalau ada yang menunggu vaksinasi dosis kedua, harap sabar. Tetapi tetap pakai prokes 5M. Kenapa harus divaksin? Untuk melindungi diri sendiri dan orang lain, memutus mata rantai Covid-19. Sampaikan kepada teman-teman yang lain, dan orang-orang tua lainnya,” ujarnya.

Turut hadir Sekretaris TP PKK Kabupaten Minahasa, Kepala Dinas PPPA Minahasa Joula Mamahani, Kepala Yayasan Rumah Iman Anak (RIA) Tondano, Kabag Protokol Minahasa Johnny Tendean dan Camat Tondano Barat Robert Ratulangi.

Ketua Yayasan RIA Tondano menjelaskan, anak-anak usia 12-17 tahun di Yayasan RIA yang terletak di Kelurahan Rerewokan Tondano Barat ini, sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. 

Baca juga:  Bencana Sitaro Pemprov Sulut Cepat Tanggap Sebagai Representasi Negara Di Tengah Masyarakat

“Tinggal menunggu untuk vaksinasi dosis kedua,” jelasnya. (CHRIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *